Log in

Satgas Penegak Kedisiplinan Karo Nilai Adaptasi Kebiasaan Baru Mutlak Dijalankan

  Bupati Karo Terkelin Brahmana saat meresmikan Satgas Penegak Kedisiplinan Protokol Covid-19 di Stadion Samura Kabanjahe.(andalas/robert tarigan) Bupati Karo Terkelin Brahmana saat meresmikan Satgas Penegak Kedisiplinan Protokol Covid-19 di Stadion Samura Kabanjahe.(andalas/robert tarigan)

Kabanjahe-andalas Warga Kabupaten Karo diajak kembali memperkuat komitmen untuk mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan virus corona jenis baru (Covid-19), mengingat wabah pandemi itu belum diketahui sampai kapan berakhir dan kapan ditemukan obat atau vaksinnya.

Masyarakat digugah kesadarannya memperkuat komitmen untuk mematuhi protokol kesehatan, menjaga jarak, rajin cuci tangan dan memakai masker, hendaknya menjadi kebiasaan baru, karena kita tidak pernah tahu siapa yang membawa virus di sekitar kita.

Hal itu diungkapkan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH bersama Ketua DPRD Iriani Br Tarigan, Ketua Tim Satuan Petugas (Satgas) Penegak Disiplin (Gakplin) Protokol Covid-19 Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batu Bara SE, Rabu petang (08/07/2020) di Kabanjahe.

Ketika kita menyosialisasikan dan mendisiplinkan penerapan protokol Covid-19 di Pusat Pasar Kabanjahe kemarin, mengingat hingga saat ini masih belum terlaksananya Protokol Covid-19 secara utuh di masyarakat, masih saja ditemui warga yang enggan memakai masker dan tidak menjaga jarak aman.

"Tim Satuan Petugas (Satgas) Penegak Disiplin (Gakplin) Protokol Covid-19, yang baru satu hari diresmikan. Terdiri dari personel jajaran Polri, TNI, Sat Pol PP Kabupaten Karo, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, RSU Kabanjahe akan terus bergerak selama dua minggu kedepan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam mematuhi protokol Covid-19,"kata Terkelin Brahmana.

Menurut bupati, sebagai bagian dari protokol kesehatan, menjaga jarak bertujuan melindungi diri dan keluarga kita agar tidak tertular demikian juga sebaliknya. Menggunakan masker, bukan hanya untuk melindungi diri tetapi juga bisa melindungi orang lain, terutama kelompok rentan dari potensi penularan Covid-19.

"Apabila ada orang yang membawa virus tapi tidak mengeluhkan gejala apapun juga bisa melindungi orang lain karena droplet yang mengandung virus yang keluar pada saat dia bicara batuk, bersin, bisa tertahan di maskernya, tentunya transfer penularannya saat kita berdekatan, makanya diimbau kita semua mutlak menjaga jarak dan memakai masker," papar Terkelin Brahmana.

Lebih jauh Bupati Karo menekankan, kebiasaan mencuci tangan akan membantu diri terbebas dari kemungkinan pencemaran Covid-19 yang menempel di benda-benda sekitar yang secara tidak sadar mungkin juga akan tersentuh. "Adaptasi kebiasaan baru sudah menjadi sesuatu yang tidak asing lagi bagi kita," ujarnya.

Ia mengatakan, aktivitas ekonomi di luar rumah yang sudah mulai dilaksanakan semata-mata untuk mengembalikan produktivitas masyarakat. “Namun sangat penting dipahami, dalam beraktivitas itu, menjaga diri dan keluarga tidak terpapar dari virus, caranya mematuhi protokol kesehatan,” sebut Bupati.

Terkelin Brahmana menilai, Satgas Pendisplinan ini diharapkan mampu menekan angka peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 maupun menjadikan protokol kesehatan sebagai budaya baru masyarakat. "Situasi sekarang cukup menghawatirkan, selain daerah kita zona merah, kasus terkonfirmasi positif perlahan naik, untuk itu dengan adanya Satgas Penegak Kedisplinan ini, dua minggu kedepan kita harapkan ada penurunan minimal tidak ada lagi kenaikan grafik,”harapnya.

Sementara Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batu Bara mengaku terbentuknya Satgas Pendisiplinan Kabupaten Karo yang terdiri dari lintas instansi sebagai bentuk operasi pendisiplinan protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Sebenarnya itu sebagai bentuk tanggungjawab dan rasa sayang kepada masyarakat, supaya warga terhindar dari potensi ancaman terpapar dari Virus Corona,” tutur Dandim.

Hal yang sama dikatakan Ketua DPRD Karo, Iriani Br Tarigan. Menurutnya, keberhasilan melawan penyebaran virus corona adalah ketika berhasil mendisiplinkan diri sendiri dan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19. “Tanpa disiplin akan sia-sia, kebijakan apapun yang diambil pemerintah tidak akan membuat hasil yang maksimal dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kuncinya kedisiplinan,” jelasnya. (RTA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C