Log in

Salurkan Bansos, Gereja Peduli Karo Ajak Warga Bangun Solidaritas Hadapi Bencana Sinabung dan Covid

 Ketua Gereja Peduli di bawah naungan BKAG Karo, Pdt Yosua Sinukaban didampingi Pdt Andi Sastra Ginting, Pdt Jon Preisen Ginting, Pdt Paham Ginting, Pdt Anton Tarigan saat memberikan bantuan sosial kepada 55 petugas kebersihan Kota Berastagi di Open Stage Taman Hutan Raya Bukit Barisan Ketua Gereja Peduli di bawah naungan BKAG Karo, Pdt Yosua Sinukaban didampingi Pdt Andi Sastra Ginting, Pdt Jon Preisen Ginting, Pdt Paham Ginting, Pdt Anton Tarigan saat memberikan bantuan sosial kepada 55 petugas kebersihan Kota Berastagi di Open Stage Taman Hutan Raya Bukit Barisan

Berastagi-andalas Sungguh terasa berat beban yang dipikul masyarakat Karo menghadapi dua bencana sekaligus secara bersamaan, baik bencana alam erupsi vulkanik Gunung Sinabung maupun bencana non alam Pandemi Covid-19.

Untuk itu, menggelorakan semangat optimisme dan memberikan dukungan kepada yang membutuhkan sesuai kearifan lokal sangat penting menjadi perhatian semua pihak.

Hal itu dikatakan Ketua Gereja Peduli dibawah naungan Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kabupaten Karo, Pdt Yosua Sinukaban, didampingi, Pdt Andi Sastra Ginting, Pdt Jon Preisen Ginting, Pdt Paham Ginting, Pdt Anton Tarigan saat memberikan bantuan sosial kepada 55 0rang petugas kebersihan kota wisata Berastagi, Jumat (14/08/2020) di Open Stage Taman Hutan Raya Bukit Barisan.

Selanjutnya juga turut hadir, Pdt Masada Sinukaban MSi, Pdt Sutrisno, Pdt Pangihutan Girsang, Pdt Lasarus Sitepu, Pdt Jendaliasta, Dkn Daud Tarigan, Wage Ginting Manik dan Agultaripa Sembiring serta 40-an Pendeta lainnya.

Menurut Pdt Yosua Sinukaban, refleksi hari kemerdekaan bisa menumbuhkembangkan nilai kepahlawanan sebagai modal sosial untuk mengimplementasikan dan mendayagunakannya dalam mengatasi berbagai masalah bangsa seperti kemiskinan, pengangguran, keterlantaran, korban bencana, dan masalah-masalah sosial lainnya.

“Marilah kita saling peduli dan meningkatkan rasa kesetiakawanan kita terhadap sesama yang masih banyak membutuhkan uluran tangan penuh kasih dari kita,” imbuh Yosua Sinukaban.

Covid-19 dan bencana alam erupsi Gunung Sinabung yang berkepanjangan, adalah nasehat untuk kita agar terpupuk rasa solidaritas berbagi antar sesama. “Semoga bangsa Indonesia segera terlepas dari pandemi ini dan bangkit menjadi bangsa yang memiliki jiwa solidaritas yang kuat, dan menjadi bangsa yang maju. Selamat HUT RI ke 75,” ujarnya.

Di samping itu, Yosua Sinukaban mengajak peserta yang berjumlah sekitar 75 orang, dibatasi sesuai protokol Covid-19, menjadikan protokol kesehatan sebagai kebiasaan baru agar dapat menjadi masyarakat yang produktif dan aman dari Covid-19. Dukungan masyarakat adalah kunci dari gerakan bersama untuk keluar dari pandemi, ajaknya.

Hal senada, Pdt Masada Sinukaban M.Si menekankan, pentingnya membangun rasa solidaritas yang tinggi, saling peduli dan saling membantu sebagai energi positif yang menjadi kekuatan kita dalam menghadapi apapun bentuk musibah, termasuk kasus Pandemi Covid-19 dan erupsi Gunung Sinabung.

Buatlah NKRI Tersenyum

“Spirit optimisme ini di topang oleh solidaritas yang begitu kuat di barengi doa, menjadi salah satu kata kunci bagi kita untuk membangun optimisme melewati masa-masa sulit ini,” kata Masada Sinukaban yang dikenal vokal menyuarakan pemberantasan penyakit masyarakat seperti judi dan narkoba itu.

Solidaritas ini, lanjutnya, diharapkan akan menjadi energi baru dan memberikan hikmah bagi kita semua tentang makna berbagi. Dan selepas ini kita akan menjadi insan yang terus peduli dengan penderitaan orang lain, tuturnya.

Pdt Masada Sinukaban menambahkan, pihaknya dari Gereja Peduli di bawah naungan Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kabupaten Karo, sebagai rasa syukur jelang HUT RI ke 75, memberikan bantuan sosial kepada 55 orang petugas kebersihan yang sehari-hari bergelut di atas jalan Berastagi-Lau Gendek – Tahura - Simpang Doulu - Penatapen batas Kabupaten Karo–Deliserdang.

Bantuan sosial berupa beras ukuran 5 kg yang dibagikan itu, untuk tahap pertama dan selanjutnya akan dibagikan lagi kepada 200 orang di kota Kabanjahe. “Walaupun sedikit, tapi diharapkan bisa meringankan beban berat saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan. Buatlah NKRI yang kita cintai ini tersenyum, mari berempati, saling membantu,” kata Masada Sinukaban. (RTA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C