Log in

Pdt Masada Sinukaban Pungut Sampah dan Cabut Paku Reklame di Pohon Pinggir Jalan

  Ketua GBKP Klasis Barus Sibayak Tanah Karo, Pdt Masada Sinukaban MSi bersama relawan peduli kebersihan gelar aksi bersih-bersih jalan nasional (andalas/Robert tarigan) Ketua GBKP Klasis Barus Sibayak Tanah Karo, Pdt Masada Sinukaban MSi bersama relawan peduli kebersihan gelar aksi bersih-bersih jalan nasional (andalas/Robert tarigan)

Kabanjah-andalas Relawan Peduli Kebersihan yang digagas tokoh agama GBKP, Pdt Masada Sinukaban MSi, kembali menggelar giat aksi membersihkan sampah sepanjang Jalan Letjen Djamin Ginting mulai dari pintu gerbang Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan hingga Lau Gendek, Dolat Rayat.

Pdt Masada Sinukaban yang juga dikenal vocal menyuarakan penutupan judi dan penyakit masyarakat lainnya. Kegiatan yang sudah berlangsung beberapa bulan tersebut bertujuan untuk mendukung Kabupaten Karo sebagai tujuan destinasi wisata utama di Provinsi Sumatera Utara, katanya kepada andalas, Kamis petang (09/07/2020).

Bersama empat orang relawan peduli kebersihan, dia mengutip sampah yang berceceran di pinggir kiri kanan badan jalan nasional itu. Bukan hanya memunguti sampah dan limbah yang berceceran di pinggir jalan, tapi juga mencabut iklan-iklan liar yang daluarsa yang di paku ke sejumlah pohon-pohon penyejuk itu.

“Sebenarnya kegiatan ini sudah kami laksanakan beberapa bulan lalu, supaya pintu masuk Kabupaten Karo ini indah, bersih dan terbebas dari penularan pandemic virus corona sehingga memberikan kenyamanan bagi pengunjung,” sebutnya.

Biasanya aksi bersih-bersih itu, digelar rutin, 2-3 bulan sekali bersama 7 orang relawan, tapi karena masa pandemi Covid-19, hanya 4 orang, mencegah kerumunan sesuai protokol covid. Saat memperingati peduli sampah nasional yang digelar setiap 21 Pebruari, kami sekaligus memberikan bunga dan brosur ajakan tidak membuang sampah sembarangan kepada para pengemudi mobil yang melintas.

Dia juga menyebut aksi bersih-bersih jalan dan pohon ini dilakukan, supaya masyarakat sadar tidak merusak lingkungan. "Menjelang memperingati Hari Pohon se-Dunia yang jatuh setiap 21 November nanti, aksi bersih-bersih pohon akan kami kampanyekan lagi secara massif, kata Pdt Masada.

Ketua GBKP Klasis Barus Sibayak Tanah Karo itu kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya pohon bagi manusia yang tinggal di sekitarnya. Ia meminta masyarakat untuk tidak lagi menyakiti pohon dengan menempel dan memaku berbagai papan reklame hingga poster kampanye Pilkada di atasnya. "Seperti untuk promosi. Kan banyak sarana lain untuk promosi produk. Janganlah kotori dan sakiti pohon dengan pasang reklame," tegasnya.

Pdt Masada Sinukaban, mengajak masyarakat dan semua pihak untuk lebih aktif berperan dan terlibat dalam upaya pencegahan 'penyiksaan' pohon. "Kampanye boleh-boleh saja. Tapi di pohon jangan. Apapun yang menempel di pohon cabut. Masya' pohon untuk kepentingan politik, calon pemimpin harus menunjukkan cara-cara yang edukatif dan sehat, bukan malah justru merusak lingkungan,"ujarnya.

Aksi bersih-bersih di badan jalan, yang terbilang langka itu, memberi simbol dan pesan kepada seluruh masyarakat, termasuk dari luar Kabupaten Karo yang sedang melintas khususnya para supir dan karyawan bus angkutan kota dalam provinsi (AKDP) maupun bus antar pedesaan, agar selalu menjaga kebersihan, serta paling penting tidak membuang sampah dan limbah ke sembarang tempat. “Budaya tertib membuang sampah pada tempatnya, ini pesan pentingnya,” tutur Pdt Masada Sinukaban mantap. (RTA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C