Log in

Hasil Pengawasan Coklit, Bawaslu Binjai Temukan Data Pemilih Bermasalah

  Ketua Bawaslu Binjai Arie Nurwanto saat meninjau langsung pencoklitan yang dilakukan PPDP Ketua Bawaslu Binjai Arie Nurwanto saat meninjau langsung pencoklitan yang dilakukan PPDP

Binjai-andalas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Binjai melakukan pengawasan terhadap proses pencocokan dan penelitian (coklit) atau pemutakhiran data pemilih Pilkada oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Binjai, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2020.

Hasilnya, ditemukannya data pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) pada Pemilu 2019, tetapi tercantum dalam daftar pemilih model A-KWK (daftar pemilih yang digunakan dalam proses coklit). Padahal, daftar pemilih model A-KWK seharusnya berasal dari hasil sikronisasi antara daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 dan daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) Pilkada 2020.

"Ditemukan sebanyak 96 pemilih yang nyata-nyata telah dicoret dan dinyatakan TMS pada Pemilu 2019, namun faktanya kembali terdaftar dalam daftar pemilih model A-KWK pemilihan 2020," kata ketua Bawaslu Binjai, Arie Nurwanto kepada wartawan, Sabtu (15/8/2020).

Sebaliknya, menurut Arie, pemilih kategori memenuhi syarat (MS) di DPT Pemilu 2019 banyak yang tak terdaftar di daftar pemilih model A-KWK. Ditemukan sebanyak 11 pemilih yang nyata-nyata telah memiliki hak pilih dengan memenuhi syarat dalam Pemilu 2019 serta terdaftar dalam DPK (daftar pemilih khusus) pada Pemilu 2019.

"Namun, faktanya tidak terdaftar dalam daftar pemilih model A-KWK pemilihan 2020, dan juga terdapat 118 orang pemilih pemula yang tidak terdaftar di daftar pemilih model A-KWK, serta juga ditemukannya 23 orang pemilih yang belum berusia 17 tahun tetapi sudah menikah" ungkapnya.

Temuan itu didapat Bawaslu melalui hasil pengawasan kecamatan tersebar di 5 kecamatan di Kota Binjai. Hasil ini dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi dari pengawas kelurahan, yang bertugas mengawasi proses coklit yang dilakukan petugas pemutakhiran daftar pemilih (PPDP).

Dan ini sifatnya juga masih sementara dan tidak tertutup kemungkinan ditemukan permasalahan permasalahan baru dilapangan terkait data pemilih, Berdasarkan hasil pengawasan tersebut, Bawaslu Binjai menduga bahwa daftar pemilih model A-KWK Pilkada 2020 bukanlah hasil sinkronisasi antara DPT Pemilu 2019 dan DP4.

"Hal itu berarti proses sinkronisasi tidak menghasilkan data yang akurat, mutakhir dan berkelanjutan sebagaimana diperintahkan UU," ujar Arie. Bawaslu Binjai juga menemukan Sejumlah Kesalahan Coklit Pemilih di Kota Binjai yang berdampak pada pengulangan pekerjaan oleh PPDP atau mencoklit ulang.

Terkait kinerja PPDP kemarin kita ada menemukan satu temuan di kecamatan Binjai kota bahwa petugas coklitnya menggunakan jasa orang lain atau yang biasa disebut memakai joki dan sudah dilakukan pemanggilan dan penanganan pelanggaran sesuai peraturan yang berlaku.

Mengenai hasil pengawasan ini, Arie mengatakan, pihak KPU harus menghapus pemilih yang TMS dari A-KWK serta memasukan pemilih kategori MS yang belum terdaftar. Sedangkan, pembersihan data pemilih seharusnya dilakukan dan selesai dalam proses sinkronisasi.

Selain itu, Arie mengungkapkan, pengawas Pilkada 2020 tidak dapat melakukan analisis dan pengawasan secara menyeluruh dan komprehensif. Hal ini disebabkan karena pengawas Pilkada tak dapat mengakses daftar pemilih model A-KWK. Sebab, KPU melalui keputusan KPU RI NOMOR 335/HK.03.1-Kpt/06/KPU/VII/2020 menetapkan daftar pemilih model A-KWK sebagai informasi yang dikecualikan di lingkungan KPU.

Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan Bawaslu ini, keterbukaan data dan informasi antar penyelenggara Pemilu adalah hal yang penting, mutlak dibutuhkan dan harus menjadi perhatian bersama.

"ata tersebut akan dikirim ke KPU agar segera ditindaklanjuti secara efektif dan sesuai PKPU Nomor 19 tahun 2019 tentang perubahan atas PKPU nomor 2 tahun 2017 tentang pemutakhiran data dan penyusunan DPT pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur, Pemilihan Bupati dan wakil Bupati dan pemilihan Walikota dan wakil walikota," tutupnya. (DED)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C