Log in

Bupati Karo Minta DPRDSU Perjuangkan Pembangunan Jalur Sejajar Medan-Berastagi

  Bupati Karo Terkelin Brahmana minta Tim Dapil XI DPRDSU mendukung pembangunan jalur sejajar sebagai jalan alternatif guna mengatasi kemacetan di jalur utama Medan-Berastagi.(andalas/robert tarigan) Bupati Karo Terkelin Brahmana minta Tim Dapil XI DPRDSU mendukung pembangunan jalur sejajar sebagai jalan alternatif guna mengatasi kemacetan di jalur utama Medan-Berastagi.(andalas/robert tarigan)

Kabanjahe-andalas Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH, minta Tim Dapil XI DPRD Sumatera Utara untuk memperjuangkan pembangunan jalur sejajar Medan-Tuntungan-Kutalimbaru-Sembaikan-Laugedang-Berastagi, sebagai jalan alternatif untuk mengatasi kemacetan di jalur utama Medan-Berastagi.

Hal itu ditegaskan Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Sekda Terkelin Kamperas Purba MSi dan Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi kepada Tim Dapil XI (Karo, Dairi dan Pakpak Bharat) H Anwar Sani Tarigan, Salmon Sumihar Sagala, Ingan Amin Barus, Franc Bernhard Tumanggor dan Wakil Ketua DPRD Sumut Salman Alfarisi, Jumat (10/07/2020), saat melakukan Kunker (Kunjungan Kerja) ke Pemkab Karo di Kabanjahe.

Pada kesempatan itu, Bupati Karo dan Kepala Bappeda juga memaparkan melalui tayangan slide terkait kondisi jalan alternatif di jalur sejajar Medan-Tuntungan- Kutalimbaru-Sembaikan-Laugedang-Berastagi, yang sebagian besar sudah bisa dilalui kendaraan roda empat.

"Di sepanjang jalan yang telah kita lalui, kondisinya layak untuk dilewati segala kendaraan. Hanya di persimpangan exit ke arah Laugedang sepanjang 6-7 Km menuju Desa Jaranguda Berastagi belum maksimal jalannya, dan jalur exit ke arah perkemahan Pramuka Sibolangit juga masih kondisi sulit dilalui," ujar Terkelin Brahmana.

Menurut Bupati Karo, pembukaan jalur alternatif sejajar ini, sangat bermanfaat mempersingkat waktu tempuh, hanya sekitar 60 menit dan jauh lebih pendek rentang kendalinya, jika dibandingkan dengan jalur utama Medan-Berastagi yang menghabiskan waktu 2 jam, jika situasi sedang lancar (normal).

"Apalagi Dinas BMBK (Bina Marga dan Bina Konstruksi) Sumut sudah melakukan survei lapangan dan saat ini tahapan menyusun dokumen feasibility study. Langkah ini, perlu kita dukung penuh dan diperjuangkan secara bersama, baik DPRD Sumut, Pemkab Karo dan Deli Serdang," harap Terkelin Brahmana.

Selanjutnya, pembangunan jalan alternatif desa Serdang Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo-Desa Rumah Liang Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, juga mendesak direalisasikan. Sekitar wilayah Kabupaten Karo sepanjang 6 km maupun dari arah Deli Serdang juga sudah dibuka.

Namun sayangnya, sekitar 2 km terhalang kawasan hutan lindung, hal ini juga perlu mendapat atensi dari DPRD Sumut. “Jika jalan alternatif ini tuntas dan terealisasi akan memperpendek waktu tempuh ke Bandara KNIA Deli Serdang dari arah Kabupaten Karo, sejumlah kabupaten tetangga akan terbantu,” kata Bupati.

Siap Perjuangkan

Menanggapi hal itu, Ketua Tim Dapil XI DPRD Sumut Anwar Sani Tarigan dan anggota Salmon Sumihar Sagala mengatakan, pihaknya mengaku siap memperjuangkannya, baik melalui dana APBN ataupun APBD Sumut. Sebab, kedua jalan alternatif itu masuk link jalan provinsi dan sangat strategis membuka keterisoliran dan menumbuhkan kantong-kantong ekonomi baru di kedua kawasan daerah bertetangga antara Kabupaten Karo dan Deli Serdang.

Ini merupakan solusi konkret mengatasi kemacetan di jalur Medan-Berastagi, serta memacu geliat sektor perekonomian dan parawisata, menunggu terealisasinya Tol/jembatan layang Medan–Berastagi.

"Jalur sejajar ini merupakan salah satu solusi yang dianggap paling potensial untuk mengurai kemacatan yang kerap terjadi dari Medan-Berastagi. Apalagi jarak tempuh hanya memakan waktu 50-60 menit," ujar Salmon Sumihar Sagala seraya menambahkan, DPRD Sumut telah menjadualkan akan meninjau ke lapangan dalam waktu dekat.

Jadi, pihaknya di lembaga legislatif sangat mendukung rencana membuka jalur sejajar tersebut, jalan layang dan jalur alternatif, karena sangat dibutuhkan masyarakat Sumatera Utara. "Mengingat jalan utama Medan-Berastagi saat ini sudah tidak mampu lagi menampung arus kendaraan, sehingga kerap menimbulkan kemacetan sangat parah dan sangat merugikan masyarakat Sumut,"tegas Salmon Sumihar Sagala. (RTA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C