Log in

Diterima DPRD Medan, Pengurus PP Pasar Sukaramai Sorot Pembangkangan Perda

 Pengurus PP-Pasar Sukaramai dan perwakilan pedagang Pasar Sukaramai saat beraudiensi dengan Fraksi Gabungan DPRD Medan di Lantai V, Selasa (04/08/2020). (andalas/asril tanjung) Pengurus PP-Pasar Sukaramai dan perwakilan pedagang Pasar Sukaramai saat beraudiensi dengan Fraksi Gabungan DPRD Medan di Lantai V, Selasa (04/08/2020). (andalas/asril tanjung)

Medan-andalas Pengurus Persatuan Pedagang Pasar Sukaramai (PPP-PS), menuntut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan selaku pengawas eksekutif, agar bertindak tegas terhadap Pemerintah Kota Medan, terkait adanya pembangkangan terhadap Perda No 63 Pasal 16 termasuk UU tentang Jalan.

"Selama ini kita ketahui bahwa Jalan Akik Medan merupakan jalan resmi milik Pemko Medan, kenapa sampai saat ini masih difungsikan sebagai pasar," tegas Sekretaris PPP-PS, Saut Turnip di hadapan para Anggota DPRD Medan di Lantai V, Selasa (04/08/2020).

Para pengurus PP-PS terdiri dari Ketua Kamaludin Tanjung, Sekretaris Saut Turnip dan Nita, Ramadius serta sejumlah perwakilan pedagang lainnya diterima sejumlah anggota Fraksi Gabungan dari Hanura, PSI dan PPP. Di antaranya Janses Simbolon, Hendra DS, Renville Pandapotan Napitupulu ST dan Abdul Rani SH.

Lebih jauh Saut Turnip menyebutkan, para pengurus dan pedagang minta kepada anggota dewan untuk menyurati agar Pemko Medan melalui PD Pasar dan Satpol PP segera menertibkan dan menggusur para pedagang Pasar Akik yang merupakan pasar ilegal.

Pada dasarnya pedagang di luar Pasar Sukaramai bukan mau berjualan. Mereka akan kembali menempati kios masing-masing di Pasar Sukaramai bila pedagang Pasar Akik segera digusur. "Bila hal itu tidak terealisasi, para pedagang Pasar Sukaramai akan terus melakukan perlawanan," tegas Turnip.

Sebelumnya Ketua PPP-PS Kamaludin, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya kepada para anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Gabungan yang telah menerima mereka dengan tangan terbuka dan memberikan solusi terhadap penyelesaian Pasar Sukaramai dan Pasar Akik.

"Kita juga masih menunggu kelanjutan audiensi tersebut dengan undangan resmi dari anggota dewan, untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan PD Pasar, Satpol PP dan para pedagang Sukaramai dan Pasar Akik untuk penyelesaian polemik tersebut," sebut Kamaludin.

Di bagian lain, Kamaludin menguraikan bahwa Pasar Sukaramai yang terletak di Jalan Arif Rahman Hakim Kelurahan Sukaramai II, Kecamatan Medan Area dibangun atas swadaya para pedagang bukan uang milik Pemko Medan.

"Untuk itu, kita harapkan anggota dewan yang terhormat untuk bisa membantu nasib para pedagang resmi Pasar Sukaramai yang terkatung-katung selama 5 tahun mohon ketegasan agar Pasar Akik segera digusur. Sehingga tidak ada lagi intimidasi dan kutipan-kutipan yang mengatasnamakan preman dan pihak lain," tegas Kamaludin seraya menambahkan para pedagang Sukaramai menolak segala kutipan yang berbau pungutan liar.

Sementara, Janses Simbolon mewakili anggota Fraksi Gabungan akan mencoba menjembatani keluhan dan aspirasi para pedagang yang tergabung dalam PPP-PS untuk diteruskn kepada Komisi III, mengingat mereka yang paling berkompeten dalam mengurusi pedagang dan pasar.

"Secepatnya kita akan teruskan permasalahan pedagang Pasar Sukaramai dan pedagang Pasar Akik ke Komisi III, dan selanjutnya mengundang pihak terkait seperti PD Pasar, Satpol PP dan para pedagang Pasar Sukaramai dan pedagang Pasar Akik," sebut Janses. (RIL)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C