Log in

Sejak Premier League 1992 Pep: Liverpool Akan Juara


Pep Guardiola mengakui adanya perbedaan kelas antara Liverpool dan tim-tim lain. Menurut Guardiola, Liverpool juga akan juara di liga-liga besar Eropa lainnya.

Setelah finis sebagai runner-up dengan rekor poin pada 2018/19, The Reds semakin tidak terhentikan di musim ini. Liverpool belum terkalahkan dalam 23 pertandingan Liga Inggris dengan meraup 22 kemenangan dan sekali seri.

Alhasil, Liverpool masih nyaman di puncak klasemen usai mengantongi 67 poin, meninggalkan juara bertahan Manchester City di peringkat kedua dengan jarak 16 poin dan telah memainkan satu pertandingan lebih banyak. Konsistensi Liverpool membuka lebar peluang mengakhiri puasa gelar liga yang sudah berjalan selama 30 tahun.

Guardiola tidak bisa tidak mengakui kehebatan Liverpool di musim ini. Bahkan Guardiola meyakini, Liverpool akan sanggup menjadi juara di Liga Spanyol, Liga Italia, juga Liga Jerman.

"Liverpool sudah pasti akan menjadi juara Premier League, tapi mereka akan juga menjadi juara di Spanyol, juara di Italia, juara di Jerman," kata manajer Man City itu dikutip Sky Sports.

"Mereka akan menjadi juara di manapun setelah 23 pertandingan, 22 kemenangan, dan sekali seri," lanjut Guardiola.

"Pada masa lalu yang belakangan ini ketika Chelsea memenangi liga, musim depannya mereka bahkan tidak lolos untuk Liga Champions. Leicester juga begitu, dan Chelsea lagi serupa. Ketika kami memenangi liga, kami berhasil mengulanginya."

"Di Spanyol dengan poin yang kami punya, kami akan bersaing, satu atau dua poin di belakang pemimpin klasemen, di Jerman kami akan bersaing satu atau dua poin di belakang pemimpin klasemen, di Italia juga begitu," kata mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich ini.

"Tapi Liverpool itu fantastis, fenomenal, hebat sekali. Jadi kami harus menerimanya dan belajar dari situ," simpul pelatih Manchester City ini.

Tim asuhan Jurgen Klopp itu saat ini unggul 16 poin atas Man City dan berpeluang memastikan gelar pada awal April 2020.

Liverpool belum terkalahkan di Liga Inggris musim ini. Terakhir The Reds sukses mengalahkan Wolverhampton Wanderers 2-1 di Stadion Molineux, Jumat (24/1) dini hari WIB.

Tidak hanya menjadi juara Liga Inggris, Liverpool juga masih berpeluang merebut treble dengan menjadi juara Piala FA dan Liga Champions. Malam ini Liverpool akan menghadapi Shrewsbury Town di putaran keempat Piala FA.

Bgeitupun, Bek Liverpool, Virgil Van Dijk, tak mau sesumbar soal peluang timnya meraih gelar Liga Inggris musim 2019-2020.

Menurut Van Dijk, Liverpool tetap harus bekerja keras untuk terus tampil baik di kompetisi sepak bola teratas Inggris tersebut. Ia menilai semua hal masih bisa terjadi pada sisa kompetisi musim ini.

"Kami tidak pernah merasa tak terkalahkan. Apapun masih bisa terjadi," ujar Virgil Van Dijk.

Respons suporter Liverpool justru sebaliknya. Melalui media sosial, mereka sesumbar soal keperkasaan Liverpool.

Sejumlah fans menyebut Liverpool sudah juara, sebagian yang lainnya justru membandingkan torehan The reds dengan Manchester United atau pun Arsenal.

Namun, sikap fans itu bisa dimaklumi. Liverpool tidak pernah mengangkat torfi Premier League sejak 30 tahun terakhir. Kali terakhir The Reds menjuarai Liga Inggris yakni pada musim 1989-90.

Sejak era premier League pada 1992-92, prestasi terbaik Liverpool hanya finis di posisi kedua yakni pada musim 2000-21, 2008-09, 2013-14, dan 2018-19.(dtc/cnn/bc)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C