Log in
Selamat dan Sukses dari BAPPEDA

Rektor ITM Lepas Tim Ganteng ke Singapura

Rektor ITM Mahrizal Masri dan Kahumas Vivahmi diabadikan bersama Tim Ganteng ITM usai acara pelepasan di kampus Jalan Gedung Arca Medan, Rabu (28/2). Rektor ITM Mahrizal Masri dan Kahumas Vivahmi diabadikan bersama Tim Ganteng ITM usai acara pelepasan di kampus Jalan Gedung Arca Medan, Rabu (28/2).

Medan-andalas Rektor Institut Teknologi Medan (ITM) Dr Mahrizal Masri MT didampingi Kahumas M Vivahmi SH MSi melepas Tim Ganteng mengikuti Kompetisi Shell-Eco Marathon Asia yang selenggarakan di Changi Exibition Center Singapura pada 7-11 Maret 2018. Pelepasan digelar di Kampus ITM Jalan Gedung Arca Medan, Rabu (28/2).

Dalam arahannya, Rektor ITM Mahrizal Masri menyampaikan kompetisi ini bukan tingkat nasional tapi internasional. Karena itu diharapkan tim untuk bisa berjuang kembali. “Tahun lalu tim ikut kompetisi ini, dan ternyata hasil karya kita bisa diperhitungkan di internasional dengan rangking 12,” katanya.

Sementara tuan rumah sendiri tidak mendapatkan rangking. Ini membuktikan dalam ajang kompetisi yang terpenting kreativitas dan inovasi, bukan sebagai robot yang bisa diperintah. “Tim yang berangkat ini bukan atas nama ITM saja tapi merupakan duta Indonesia. Jadi berjuanglah sebaik mungkin ke Singapura, karena ITM mewakili bangsa Indonesia,” pintanya.

Ketua Jurusan Teknik Mesin ITM Nurdiana MT merasa bangga terhadap mahasiswa ITM karena ilmu yang diperoleh di bangku kuliah mulai dari semester I sampai akhir bisa diaplikasikan. “Aplikasi ilmu ini dibuktikan dengan bisa kompetisi di tingkat nasional dan internasional ini juga berkat dukungan pimpinan dan yayasan ITM,” sebutnya.

Mudah-mudahan, katanya, Tim Ganteng ITM ini dapat membawa harum institusi ITM dan bangsa Indonesia. “Jaga nama baik almamater,” pesannya.

Dosen Pembimbing Tim Ganteng Mahyunis menjelaskan, ada sekitar 26 tim dari 20 perguruan tinggi di Indonesia yang mengikuti kompetisi Shell-Eco Marathon Asia 2018 di Singapura. Ini ada peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya 19 tim dari 16 perguruan tinggi.

Sedangkan untuk PTS yang mewakili Indonesia ada 4 tim dan di Pulau Sumatera hanya ITM. “Jumlah anggota tim yang mengikuti kompetisi mobil hemat energi dengan bahan bakar ethanol ini berjumlah 10 orang yakni 9 mahasiswa dan 1 dosen pembimbing,” terangnya.

Dia menyebutkan, tujuan kompetisi ini untuk memberikan wadah bagi mahasiswa teknik untuk menunjang ilmu pengetahuan yang didapat dari bangku kuliah serta meningkatkan kreativitas, disiplin, dan kemampuan softkill dan hardskill.

Inovasi yang dikembangkan pada kompetisi ini antara lain, material pada bodi kendaraan terbuat dari material komposif foam, material pada chasis dari material ringan dan kuat, bentuk kendaraan yang dirancang mengedepankan aspek airodinamis, dan modifikasi engine meliputi perubahan pada volume silinder, langkah piston, diameter valve.

“Penilaian pada kompetisi ini meliputi  OnTrack dan OffTrack di antaranya best disegn, eco-green design, best communication, dan technical innovation awards,” paparanya sembari menargetkan tahun ini berada di posisi enam besar.

Dalam kesempatan itu Kahumas ITM M Vivahmi menambahkan, bila Tim Ganteng ITM masuk ke 5-6 besar, akan dibebaskan uang kuliah satu semester. (HAM)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C