Log in

PSSI Minta Kantor di SUGBK, Kemenpora : Melihat Hasil Timnas di PD U-20


Jakarta-andalas Hingga saat ini PSSI belum memiliki kantor tetap. Sejak terusir dari Komplek Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta pada 2016 lalu lantaran adanya renovasi untuk Asian Games 2018, federasi sepak bola di Indonesia itu telah berpindah kantor sebanyak tiga kali.

Awalnya, PSSI berkantor di Grand Rubina yang terletak di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Setelah itu, mereka pindah ke rumah mewah di kawasan Kemang Timur, Jakarta Selatan, sebelum akhirnya menyewa tempat di FX Sudirman, Jakarta Pusat hingga sekarang.

PSSI pun meminta pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) untuk didirikan kantor tetap. Lokasinya berada di Kompleks GBK.

"Kami memang meminta kepada pemerintah, bersurat kepada Kemenpora, Kemensesneg, dan kementerian terkait untuk disampaikan kepada Presiden untuk dibuatkan perkantoran di SUGBK," ujar Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, saat Kongres Tahunan PSSI di Kuta, Bali.

Keinginan PSSI untuk memiliki kantor berlokasi di Kompleks GBK bukan tanpa alasan. Sebab kata Iwan Bule, sapaan akrab Mochamad Iriawan, di lokasi tersebut ada tanah luas yang tersedia.

"Ada tanah seluas 1,2 hektare yang kira-kira bisa dibangun. Semoga ini bisa terealisasi. Mudah-mudahan karena ini akan menjadi kebanggaan bagi kita dengan memiliki kantor yang bagus dan representatif," imbuh Iwan Bule.

Kantor PSSI yang saat ini berada di FX Sudirman memang kurang memadai. Alhasil, beberapa kali PSSI harus menggelar pertemuan di sebuah hotel.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, menanggapi permintaan Ketua PSSI, Mochamad Iriawan yang meminta pemerintah membangun kantor bagi federasi sepak bola Indonesia itu.

Kata Zainudin, Kemenpora menunggu pencapaian Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2021. Jika berhasil melaju hingga babak semifinal, maka pihaknya akan merayu Presiden Jokowi untuk membuatkan kantor baru bagi PSSI.

"Kalau sepak bola kita bisa masuk ke babak semifinal Piala Dunia U-20, maka saya akan minta kepada presiden supaya PSSI mendapatkan sebuah kantor yang representatif dan mewah," kata Zainudin di Kuta, Bali.

"Itu jadi tantangan bagi PSSI. Pemerintah paham betul kondisi sepak bola kita saat ini dan kita semua realistis. Memang sepak bola kita kan baru berbenah dan bangkit di kepemimpinan Pak Iriawan dan para pengurus PSSI," tuturnya.

Target yang diminta Zainudin bukan tanpa sebab. Dengan adanya syarat seperti itu, diharapkan dapat memacu PSSI untuk membangun Timnas Indonesia U-20 yang tangguh.

"Tapi, siapa tahu hasilnya bisa saja terealisasi. Saya tekankan di sini, apa pun hasilnya menjadi kewajiban bagi kami untuk membangun fasilitas bagi PSSI," kata Zainudin.

Dalam kongres tahunan PSSI yang digelar di Kuta, Bali, Iriawan menuntut pemerintah, melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), untuk membangun kantor tetap bagi federasi yang dipimpinnya. Lokasi yang dimintanya berada di area Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Sementara itu, Ketua PSSI, Mochamad Iriawan merasa tertantang dengan target yang diharapkan diminta Menpora di Piala Dunia U-20 2021. Sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia U-20 diharapkan bisa menembus babak semifinal Piala Dunia U-20 2021.

Menurut pria yang karib dipanggil Iwan Bule tersebut, pihaknya semakin terpacu untuk membangun Timnas Indonesia U-20 yang berkualitas.

Zainudin merespons permintaan Iwan Bule yang menuntut dibangunkan kantor untuk PSSI. Pemerintah bisa mengabulkan keinginan PSSI dengan syarat Indonesia berhasil menyegel tiket empat besar Piala Dunia U-20 2021.(bn/lip6)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px