Log in

Terkait Perusakan Mobil BNKK Deli Serdang, Kadus dan Warga Jadi Tersangka

 Kapolresta Deli Serdang, Kombes Yemi Mandagi didampingi Kasat Reskrim, Kompol Muhammad Firdaus merilis pengungkapan kasus pengrusakan mobil BNN, Jumat (7/8/2020). Kapolresta Deli Serdang, Kombes Yemi Mandagi didampingi Kasat Reskrim, Kompol Muhammad Firdaus merilis pengungkapan kasus pengrusakan mobil BNN, Jumat (7/8/2020).

Deli Serdang-andalas Polresta Deli Serdang menetapkan kepala dusun (Kadus) dan seorang warga menjadi tersangka terkait perusakan secara bersama-sama mobil milik Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi mengungkapkan, kepala dusun yang ditetapkan sebagai tersangka berinisial Ilh, sedangkan warganya bernama An.

"Kedua tersangka bertempat tinggal di Dusun III Desa Rugemuk, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara," terang Yemi Mandagi, didampingi Wakapolresta, AKBP Julianto P Sirait SIK dan Kasat Reskrim, Kompol Muhammad Firdaus, SIK, Jumat (8/7/2020).

Seperti diketahui, perusakan mobil milik BNNK Deli Serdang terjadi saat petugas tengah melakukan penangkapan terhadap seorang pria diduga penyalahguna narkoba di Dusun III Desa Rugemuk, Kecamatan Pantai Labu pada Rabu (5/8/2020) lalu.

Namun, penangkapan seorang pria tersebut mendapat penolakan warga hingga terjadi aksi perlawanan dan perusakan mobil BNN Deli Serdang. Kata Yemi, kedua tersangka memiliki peran berbeda.

Pelaku (kadus) bersama dengan rekannya, HS, AH, UD, dan R menghalangi petugas BNN Deli Serdang saat penangkapan bandar narkoba. Karena itu, kadus ditangkap dan ditetapkan tersangka. "Sedangkan keempat pelaku lainnya masih dalan pengejaran anggota Satreskrim Polresta Deli Serdang," tegas mantan Kapolres Asahan ini.

Dalam keterangannya, Yemi menyatakan, pihaknya juga menetapkan DPO terhadap pelaku lainnya. "Pelaku Andre berperan melakukan perusakan mobil BNN Deli Serdang bersama kelima temanya yakni, P, H, N, A, dan S. Mereka saat ini berstatus DPO dan sedang dalam pengejaran petugas," paparnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 214 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara. "Sedangkan pelaku Andre dijerat pasal 170 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman lima tahun penjara," jelasnya.

Dalam kasus ini, pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti antara lain berupa sebuah batu bata, batu koral serta mobil inventaris milik BNN Kabupaten Deli Serdang. (DA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C