Log in

Polres Aceh Selatan Bekuk Kawanan Perampok

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono didampingi Kasat Reskrim Iptu, Zeska Julian Taruna Wijaya menunjukkan alat yang digunakan perampo, Kamis (5/12) Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono didampingi Kasat Reskrim Iptu, Zeska Julian Taruna Wijaya menunjukkan alat yang digunakan perampo, Kamis (5/12)

Satu Tewas, Dua Kabur

Tapaktuan-andalas Kepolisian Resort (Polres) Aceh Selatan (Asel) berhasil membekuk kawanan perampok yang beraksi di wilayah Barat Selatan Provinsi Aceh, Senin (2/12) sekira pukul 03.30 WIB di Desa Krueng, wilayah hukum Polsek Trumon Timur.

Kawanan berjumlah tujuh lelaki tersebut disergap polisi setelah mendapat informasi dari Polsek Kluet Utara, ada perampok yang melarikan diri ke arah Medan menggunakan mobil jenis minibus warna putih. Itu diketahui berdasarkan laporan tetangga korban.

“Begitu info diterima, anggota terus bergerak dengan melakukan penghadang menggunakan batu besar di tengah jalan. Mobil yang dikabarkan itupun muncul dan personel menghentikannya. Tetapi, tetap melaju hingga medekati Mapolsek sopir berinisial SR turun dan langsung tiarap,” terang Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono, Kamis (5/12).

Ketika itu, sebut Kapolres, IS mengambilalih kemudi dan menekan gas berupaya kabur dengan menabrak polisi, meskipun sudah diberi peringatan tapi tidak diindahkan. Karenanya, petugas terpaksa IS hingga akhirnya tewas di tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut AKBP Dedy yang didampingi Kasat Reskrim Iptu. Zeska Julian Taruna Wijaya. SIK. Lalu pelaku AS dan SB turun dan tiara menyerahkan diri sedangkan pelaku MR turun dan melarikan diri ke rumah warga terpaksa ditembak di tangan. Tetapi SN dan AL berhasil kabur dalam kegelapan karena lebih dahulu melompat.

Adapun perampok tertangkap, yakni SR, (33) warga Gampong Padang Tapaktuan, dan MR (44), AS (40), SB (69), ketiganya warga Gampong Kandang Blang Mandiri, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) dan yang tewas berinisial IS.

Sementara yang berhasil kabaur berinisial AL (40) dan SN (65), warga gampong Lawe Sagu Hulu, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Agara.

Bersama empat perampok itu disita barang bukti berupa puluhan slop rokok utuh berbagai merek, lakban hitam beserta tali rafia, tiga unit HP, satu jam tangan Expedition, topi, sebo, sarung tangan, dua golok, dua linggis dan obeng, serta satu unit mobil minibus putih.

Sebelumnya, kawanan perampok ini telah melakukan aksinya di rumah seorang aparatur sipil negara (ASN), Mawardi (52), warga Gampong Pasie Asahan, Kecamatan Pasieraja-Aceh Selatan, Senin (2/12) sekira pukul 02.30 WIB.

Mereka berhasil membawa kabur uang sebanyak Rp 40 juta, kalung dan anting emas seberat 14 gram, empat unit HP berbagai merek, rokok 10 slop dan dua jam tangan.

Pencurian di rumah Mawardi dengan cara mencongkel rumah dan mengikat dua anak korban menggunakan rafia serta melakban mata dan mulut penghuninya. Mereka kemudian mengedor pintu kamar Mawardi.

Begitu Mawardi ke luar kamar, langsung ditodong dengan golok, sedangkan istrinya menggunakan sebilah pisau dengan ancaman jangan berteriak. Tapi, Mawardi membandel tetap berteriak hingga akhirnya dianiaya bagian matanya.

Setelah berhasil lepas dari ikatan, Mawardi meminta tolong kepada tetangganya Kafrawi (29) dan saksi Dedy yang berada di warung tak jauh dari TKP mengaku, melihat mobil putih meluncur kencang ke arah Medan.

Korban dan Mawardi coba melakukan pengejaran. Sampai di Polsek Kota Fajar, mereka melapor dan diteruskan ke Polsek Trumon dan Trumon Timur.

Kawanan ini mengaku telah melakukan kejahatan di beberapa wilayah barat Selatan Aceh, diantaranya Kabupaten Aceh Jaya pencurian dengan kekerasan, Abdya, Aceh Selatan tiga lokasi dan Kodya Subussalam. (HSP)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px