Log in

Mantan Tentara Residivis Kasus Narkoba Kembali Diadili

Terdakwa mantan tentara duduk di kursi pesakitan PN Medan. Terdakwa mantan tentara duduk di kursi pesakitan PN Medan.

Medan-andalas Bambang Susilo Hadi alias Hadi, mantan tentara yang jadi terdakwa atas kasus narkotika,  mengaku tergiur menjualkan sabu seberat 748,4 gram karena dijanjikan upah Rp10 juta oleh Wati yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) karena belum tertangkap.

Dalam sidang itu terungkap, Bambang menemui calon pembeli pada Agustus 2019 lalu di Jalan Pinang Baris Kelurahan Lalang Kecamatan Medan Sunggal, Medan. Namun, ternyata, calon pembeli merupakan dua anggota Ditresnarkoba Polda Sumut.

"Beratnya 7 ons. Yang menyuruh saya namanya Wati. Saya dijanjikan Rp10 juta," aku Bambang di hadapan hakim ketua Erintuah Damanik di Ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, kemarin.

Kedua anggota polisi, Arjuna Gaol Simbolon dan Rahmadi Siregar kemudian menangkap terdakwa setelah sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat.

"Dia kami tangkap saat sedang jalan. Sabu itu ditemukan dalam kotak yang di pegangnya," kata Arjuna Gaol.

Mereka kemudian menginterogasi Bambang, dan menyebut sabu itu akan dikirim ke Batubara dengan harga per ons Rp45 juta.

Hakim Erintuah kemudian menanyakan keterangan kedua saksi, dan dijawab benar oleh terdakwa.

"Benar yang mulia," kata Bambang.

"Sudah berapa kali kamu lakukan," tanya Hakim Erintuah.

"Baru sekali," jawab Bambang.

"Ah mana mungkin," kata Erintuah.

Setelah dicecar Erintuah lebih jauh, ternyata Bambang bukan kali ini menjual sabu. Bahkan, dia mengaku sebelumnya sudah pernah juga di penjara karena kasus sabu.

Karena terus penasaran, Erintuah menanyakan terkait pekerjaan terakhir terdakwa. "Saya mantan tentara yang mulia," kata Bambang.

Erintuah langsung kaget begitu mendengar pengakuan terdakwa. Dia tak menyangka Bambang masih nekat menjual sabu.

"Sudah bagus-bagus kerja. Masih mau kau kek gini," kesal Erintuah.

Harusnya, kata Erintuah sudah tidak pantas terdakwa berbuat demikian. Dalam berkas dakwaan jaksa disebutkan, terdakwa Bambang tidak sendiri menjual sabu itu, tetapi dibantu Ame yang kini masih DPO. Mereka diperintah Wati yang juga masih DPO. Sabu tersebut rencananya akan dijual seharga Rp200 juta.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 114 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (AFS)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C