Log in

Berkas Perkara Korupsi Lahan Pengadilan Sitinjo Sudah Lengkap

 Kapolres Dairi AKBP Leonardus Simatupang didampingi pejabat utama memberi penjelasan terkait penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Pengadilan Agama Sitinjo Kapolres Dairi AKBP Leonardus Simatupang didampingi pejabat utama memberi penjelasan terkait penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Pengadilan Agama Sitinjo

Sidikalang-andalas Berkas kasus dugaan korusi pengadaan lahan Pengadilan Agama di Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi, sudah lengkap. Selanjutnya tinggal menunggu petunjuk jaksa, kapan tersangka dan barang bukti akan diserahkan.

Hal itu disampaikan Kapolres Dairi AKBP Leonado Simatupang melalui Kasat Reskrim AKP Rudianto Silalahi, Rabu (8/7/2020) di ruang kerjanya. “Sekarang tinggal menunggu petunjuk jaksa, kapan tersangka akan diserahkan mengingat saat ini terjadi wabah corona, protokoler kesehatan turut menjadi pertimbangan,”sebut Kasat Reskrim.

Sebagaimana dilansir sebelumnya, dua orang ditetapkan menjadi tersangka dalam perkara tersebut. Mereka adalah Dra SH selaku peiabat pembuat komitmen yang saat itu bertugas sebagai panitera di Pengadilan Agama Dairi, dan kemudian Kepala Desa Sitinjo berinisial DAK.

Medio Juli 2018 atau sekitar dua tahun lalu, Polres Dairi sempat melakukan penahanan terhadap kedua tersangka, namun kemudian diberi kesempatan menghirup udara bebas. Perkara tersebut bermula dari pengadaan lahan berukuran 50 x 60 meter atau 3000 meter persegi untuk Kantor Pengadilan Agama Sidikalang tahun 2012 senilai Rp1,5 miliar yang bersumber dari dana APBN di Mahkamah Agung.

Dalam kegiatan transaksi pengadaan lahan tersebut, pemilik tanah Albi boru Silalahi mendapatkan bayaran Rp500 juta yang diterima dari tersangka DAK. Meski demikian, biaya pembelian diketahui justru melambung atau dimark-up hingga Rp1,5 miliar. “Uang senilai pagu anggaran yang setelah dipotong pajak ditransfer ke rekening DAK, namun yang sampai atau diterima pemilik lahan hanya Rp500 juta.

Berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), transaksi bermasalah itu mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp923 juta. Lahan yang bermasalah itu berlokasi di lintasan jalan nasional Sidikalang-Medan, tepatnya di seberang Kantor Urusan Agama Sitinjo. (GOL/Ulak)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C