Log in

Prestasi dan Urgensi Konsistensi


Liverpool kian nyaman duduk di puncak klasemen sementara Premier League 2019/20 usai mengalahkan Manchester City 3-1, Minggu (10/11) malam WIB. Kemenangan itu bakal memengaruhi persaingan merebut trofi musim ini.

Musim memang masih panjang, tapi pertandingan ini dinilai bakal membawa pengaruh besar. The Reds unggul 9 poin dari Man City, selisih yang cukup besar jika mengingat betapa ketatnya Premier League.

Sebelum pertandingan digelar, mantan manajer Chelsea dan MU, Jose Mourinho memberikan penilaian tinggi terhadap laga antara Liverpool melawan Manchester City. Kalau menang, mantan pelatih Real Madrid yang dikenal sebagai ahli parkir bus tersebut, yakin the Reds akan menjadi juara Premier League musim ini.

Keberhasilan The Reds Liverpool mempermalukan juara bertahan Manchester City di Stadion Anfield merupakan salah satu bukti konsistensi permainan Mohamed Salah dkk musim ini. Betapa tidak, Liverpool menjadi satu-satunya klub di Primer League yang belum pernah menelan kekalahan selama melakoni 12 pertandingan musim ini.

Konsistensi permainan Liverpool ini sudah mulai terlihat sejak berada di bawah asuhan mantan manajer Borussia Dortmund, Jurgen Klopp. Sejak berada di bawah arahan pelatih yang sukses membawa Dortmund mengakhiri dominasi Bayern Muenchen di Bundesliga itu, Liverpool mengejawantah menjadi klub tangguh dan sangat sulit dikalahkan.

Pada awal-awal kepemimpinannya di klub kelahiran band legendaris The Beatles itu, Klopp memang hanya mampu membawa Si Merah tampil di final Piala Eropa dan Liga Champions. Namun, pada tahun berikutnya, pelatih yang energik dan penuh semangat ini berhasil menorehkan prestasi, dengan menyabet dua piala sekaligus. Yakni, gelar Juara Liga Champions dan Juara Piala Super Eropa.

Berbekal konsistensi dalam menjaga ritme permainan setiap kali bertanding itu pula, Liverpool di bawah besutan Klopp, kini menjelma menjadi klub terbaik dan paling ditakuti di seantero jagad. Pasalnya, sudah hampir semua klub-klub hebat di Eropa seperti Barcelona, Bayern Muenchen, PSG, Napoli, Dortmund, berhasil dipecundangi Trent Arnold dkk.

Sebaliknya tidak adanya konsistensi menjadi titik lemah para pesaing Liverpool di Liga Inggris musim ini. Klub-klub raksasa seperti Manchester United, Arsenal, Tottenham Hotspurs, saat ini tampil baik tim medioker dan sering kalah secara mengejutkan melawan tim-tim gurem. Akibatnya ketiga klub langganan papan atas ini, tertinggal angka yang sangat jauh dari Liverpool, yaitu mencapai 18 poin (sebuah selisih poin yang sangat njomplang). Bahkan, 20 poin dengan Spurs.

Dalam konteks ini, sangat tepat apa yang dikemukakan Jose Mourinho di atas. Bahwa, kemenangan meyakinkan Sadio Mane dkk atas Raheem Sterling dkk merupakan salah satu key factor yang akan menentukan siapa yang bakal meraih jawara Liga Inggris musim ini. Keunggulan Liverpool atas City, yang kini sudah mencapai 9 poin, merupakan sebuah pertanda, Liverpool akan melaju mulus menjadi yang terbaik.

Liga primer memang baru menuntaskan 12 pertandingan. Artinya masih sangat banyak pertandingan tersisa. Namun, mencermati konsistensi yang terus dijaga dan diperlihatkan Jordan Henderson dkk, tidak berlebihan jika dinyatakan, Liverpool kini menempati pole position dalam perburuan titel juara. Banyak klub sudah membuktikan, untuk meraih prestasi, kuncinya memang konsistensi. Prasyarat inilah, yang kini dimiliki sepenuhnya oleh Liverpool, sebagai tim yang paling konsisten dan tangguh di Liga Inggris musim ini. Selamat Liverpudlian, gelar juara sudah di depan mata. You'll never walk alone...!(**)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C