Log in

Ahmad Hadian : Pertamina Harus Tindak Agen Langgar Wilayah Distribusi

Ahmad Hadian Ahmad Hadian

Medan-andalas Karut marut pendistribusian LPG 3 Kg di Sumut masih saja terus berlangsung. Permasalahannya pun masih itu ke itu juga. Di antaranya penyaluran LPG 3 Kg masih belum tepat sasaran. Masih banyak pihak yang tidak berhak, tapi menikmati subsidi gas LPG 3 Kg.

Padahal, menurut Undang Undang No 20 tahun 2008, tegas diatur mana saja yang berhak menerima sunsidi. Lalu, penyaluran LPG 3 Kg juga masih belum tertib. Ada agen yang salurkan gas tersebut keluar wilayah edarnya.

Masalah lain adalah Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat Agen dan Pangkalan masih sering dilanggar, sehingga dampaknya harga di tingkat pengecer pun menjadi tinggi.

"Karena itu saya minta kepada Pertamina Region Sumut untuk tegas menegakkan aturan, jangan tebang pilih. Tindak tegas semua oknum yang melanggar," kata
Sekretaris Komisi B DPRD Sumut, Ahmad Hadian pada rapat dengar pendapat dengan Biro Perekonomian, Pertamina Region Sumit, BPH Migas, Hiswana Migas dan para Agen distributor LPG 3 Kg, Selasa (22/9/2020) di Gedung DPRD Sumut.

Pada kesempatan itu, Kang Hadian (sapaan akrab Ahmad Hadian), juga memberikan apresiasi kepada Bupati Batu Bara Ir H Zahir MAP, yang beberapa waktu lalu melalui Sekdakab menerbitkan surat edaran yang mengimbau para ASN Pemkab Batu Bara, agar tidak menggunakan gas LPG 3 Kg.

"Namun, saya pikir tak cukup hanya berbentuk imbauan belaka, melainkan harus pula disertai dengan adanya pemberian sanksi yang tegas terhadap para pelanggar imbauan ini," kata politisi PKS ini.

Perlu diketahui, memang hingga saat ini belum ada regulasi yang tegas dari pihak pemerintah pusat dan daerah tentang mekanisme sanksi bagi para oknum pelanggar pendistribusian LPG bersubsidi. "Ini harus jadi perhatian Gubernur Sumut dan para bupati/ wali kota di daerah ini," imbuh Hadian.(UJ)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C