Log in

Tetapkan 20 Tersangka, Poldasu Yakin Otak Kerusuhan Madina Segera Tertangkap

 Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin didampingi Direktur Reskrimum, Kombes Pol Irwan Anwar menginterogasi tersangka, Rabu (8/7) Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin didampingi Direktur Reskrimum, Kombes Pol Irwan Anwar menginterogasi tersangka, Rabu (8/7)

Medan-andalas Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin meyakini, pihaknya dapat segera menangkap otak pelaku kerusuhan di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berinisial RS.

Saat ini, RS berstatus daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran. RS diimbau untuk segera menyerahkan diri. "Kerusuhan di Desa Mompang Julu ini diorganisir oleh RS. Kami imbau untuk segera menyerahkan diri, karena kami yakin RS bisa ditangkap," tegas Martuani didampingi Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Irwan Anwar, Rabu (8/7).

Dijelaskannya, kerusuhan di Madina ini diawali pembagian dana bantuan langsung tunai (BLT). Para tersangka diprovokasi untuk meminta Kepala Desa (Kades) Mompang Julu mundur dengan tuduhan tidak adil dan transparan serta melakukan penyelewengan dalam penyaluran BLT tersebut.

Aktor intelektual yang merupakan mahasiswa memotori aksi pemblokiran jalan yang dilakukan massa dan pengrusakan mobil dinas kepolisian. Itu dilakukan karena permintaan untuk pembagian dana desa kepada para aktor intelektual tidak dikabulkan Kepala Desa Mompang Julu. "Motif dari aksi ini adalah minta pembagian 30 persen dari dana desa," jelas jenderal bintang dua tersebut.

Sedangkan modus operandinya, massa yang menyebutkan perkumpulan mahasiswa Mompang menolak Kepala Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Madina, melalukan unjuk rasa agar kepala desa tersebut mundur dari jabatannya karena pembagian BLT tidak sesuai.

Namun, saat berlangsung aksi diawali dengan membakar ban karena massa sudah tidak terkendali dilanjutkan melempari polisi, sehingga terjadilah pembakaran 2 unit mobil dan 1 unit sepeda motor.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan 21 orang. Namun, yang ditetapkan sebagai tersangka 20 orang, 1 tidak terbukti. "Dari 20 tersangka itu, 2 diantaranya di bawah umur dan diproses di Polres Madina. Sedangkan yang 18 diproses di Polda," terang Martuani.

Dia akan berupaya tersangka dapat disidangkan di Medan, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. "Saya akan mintakan agar persidangan para tersangka ini dilakukan di Medan," pungkasnya.

Adapun para tersangka, A alias Awal (25), mahasiswa, warga Lorong III Jalan Lintas Medan-Padang Panyabungan Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan KabupatenMandailing Natal, berperan sebagai provokator.

TA (22), mahasiswa, warga Lorong III jalan Lintas Medan-Padang Panyabungan Desa Mompang Julu, Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, berperan provokator, A alia SUCHDI, Umur 37 tahun 10 bulan, Pekerjaan Wiraswasta/Montir, alamat Lorong II Desa Mompang Julu Kec. Panyabungan Utara Kab. Mandailing Natal Peran MELEMPARI BATU KE POLISI

4.MPN, Lahir di Kresek tanggal 20 April 1995, Pekerjaan Tukang Bangunan, Alamat Banjar Lombang Desa Mompang Julu Kec. Panyabungan Utara Kab. Mandailing Natal. Peran : MELEMPARI BATU KE POLISI

5.MAH, Umur 20 tahun, Pekerjaan Mahasiswa, Alamat Lorong III jalan Lintas Medan-Padang Panyabungan Desa Mompang Julu Kec. Panyabungan Kab. Mandailing Natal.Peran : MELEMPARI BATU KE POLISI, MENGHASUT, DAN MENGUMPULKAN MASSA.

6.R Alias AMAT, Umur 20 tahun, Pekerjaan mekanik bengkel sepeda motor, alamat jalan Lintas Medan-Padang Panyabungan Desa Mompang Julu Kec. Panyabungan Kab.Mandailing Natal. Peran MELEMPARI BATU KE POLISI dan IKUT SERTA MELAKUKAN PEMBAKARAN TERHADAP SEPEDA MOTOR DAN MOBIL.

7.ERN, Umur 40 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat jalan Desa Mompang Julu Kec.Panyabungan Kab.Mandailing Natal. Peran MELEMPARI BATU KE POLISI 8. AS, Umur 20 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Desa Torbanua Raja Kec Panyabungan Utara Kab Mandailing Natal. Peran MELEMPARI BATU KE POLISI, MEMBALIKKAN MOBIL WARNA PUTIH, dan MENGENDALIKAN MASSA.

9.AN, umur 20 tahun, pekerjaan wiraswasta/tukang becak, alamat Desa Mompang Julu Kec. Panyabungan Utara Kab. Mandailing Natal. Peran MELEMPARI BATU KE POLISI. 10. EM Alias RIZAL, Umur 29 tahun, Pekerjaan supir, Alamat Desa Mompang Jae, Kec.Panyabungan Utara, Kab. Mandailing Natal. Peran MELEMPARI BATU KE POLISI

11.MAN Als LOBE, Umur 37 tahun, Pekerjaan Wiraswasta, Alamat Lorong I Desa Mompang Julu Kec Panyabungan Utara Kab. Mandailing Natal. Peran : MELEMPARI BATU KE POLISI. 12. AHL Alias HAKIM, Umur 53 tahun, Pekerjaan Supir, Alamat Desa Mompang Julu Kec Panyabungan Utara Kab. Mandailing Natal. Peran MELEMPARI BATU KE POLISI.

13.MHL, Umur 18 tahun, pekerjaan ikut orang tua, alamat jalan Lintas Medan-Padang Panyabungan Desa Mompang Julu Kec. Panyabungan Kab. Mandailing Natal.
Peran MELEMPARI BATU KE POLISI. 14.AN, umur 19 tahun, pekerjaan pelajar/mahasiswa, alamat Desa Baringin Jaya, Kec.Panyabungan Utara, Kab. Mandailing Natal.
Peran MELEMPARI BATU KE POLISI, MENGGULINGKAN MOBIL, TURUT SERTA MEMBAKAR SEPEDA MOTOR, DAN MOBIL SERTA PEMBLOKIRAN JALAN.

15. KAN Alias AZIZ, Umur 18 tahun, Pekerjaan kuli bangunan, alamat Desa Mompang Julu Kec. Panyabungan Utara Kab. Mandailing Natal. Peran MELEMPARI BATU KE POLISI, MENGGULINGKAN MOBIL dan TURUT SERTA MEMBAKAR SEPEDA MOTOR DAN MOBIL.16. MFH Alias FARHAN, Umur 22 tahun, Pekerjaan Mahasiswa, Alamat Desa Torbanua Raja Kec. Panyabungan Utara Kab. Mandailing Natal.Peran : MELEMPARI BATU KE POLISI dan MENGGULINGKAN MOBIL.

17. M Umur 25 tahun, pekerjaan mahasiswa, alamat Banjar Lombang Desa Mompang Julu Kec. Panyabungan Utara Kab. Mandailing Natal. Peran : MELEMPARI BATU KE POLISI, MENGHASUT, DAN MENGUMPULKAN MASSA.18. MAL Alias IPIN Alias BANDIT, umur 42 Tahun,. Pekerjaan Supir, Alamat Lorong III Desa Mompang Julu Kec. Panyabungan Utara Kab Mandailing Natal. Peran : MELEMPARI BATU KE POLISI, PROVOKATOR MASSA, dan MEMBLOKIR JALAN DENGAN MEMBAKAR BAN

19. IA, umur 16 Tahun, Pekerjaan Pelajar, alamat Lorong III Desa Mompang Julu Kec. Panyabungan Utara Kab. Mandailing Natal. Peran MELEMPARI BATU KE POLISI dan MEMBLOKIR JALAN DENGAN MEMBAKAR BAN. 20. RN Alias AMAK, Umur 17 Tahun, Pekerjaan Pelajar, alamat Desa Mompang Jae Kec. Panyabungan Utara Kab. Mandailing Natal. Peran MELEMPARI BATU KE POLISI.

Kapolda Sumut meminta agar para Kades jangan takut kalau ada orang/ kelompok orang yang meminta secara paksa agar mendapat bagian bantuan dari pemerintah. Kalau ada laporkan kepada Kepolisian untuk ditindak. Kapolda Sumut juga meminta kepada masyarakat jangan ada yang mencoba-coba meminta / memaksa Kepala Desa untuk mendapat bagian yang bukan haknya.

PASAL YANG DILANGGAR : Pasal 187 KUHPidana dan atau pasal 192 KUHPidana dan atau pasal 214 ayat (1), (2) ke-1e) KUHPidana dan atau pasal 170 KUHPidana dan atau pasal 160 KUHPidana.(DA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C