Log in

Gubsu : Angka Kesembuhan Covid-19 di Sumut Meningkat

Gubsu Edy Rahmayadi saat menyampaikan jawaban atas pemandangan anggota dewan dalam rapat paripurna DPRDSU Gubsu Edy Rahmayadi saat menyampaikan jawaban atas pemandangan anggota dewan dalam rapat paripurna DPRDSU

Medan-andalas Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, menjawab pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumut, atas nota keuangan dan PAPBD Pemprovsu 2020 dalam paripurna di gedung DPRDSU, Selasa (22/9). Sejumlah pemandangan fraksi DPRDSU menyoroti terkait penanganan dan penanggulangan Covid-19.

Pertama, Edy menjawab pandangan Fraksi PDI Perjuangan terkait prioritas anggaran penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Sumut. Edy mengatakan, Pemprovsu telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp191,7 miliar untuk penanganan Covid-19 untuk bidang kesehatan dan pendukungnya, atau sebesar 38.20% dari total belanja tidak terduga tahap I.

Sedangkan anggaran penanganan Covid-19 bidang kesehatan dan pendukungnya bersumber belanja tidak terduga tahap II dialokasikan sebesar Rp261 miliar lebih atau 52.21% dari total belanja tidak terduga tahap II.

"Dengan demikian, terdapat peningkatan alokasi anggaran penanganan dan penanggulangan Covid-19 bidang kesehatan dan pendukungnya, yang menunjukkan semangat dan komitmen Pemprovsu dalam memutus mata rantai penularan Covid-19,” katanya.

Gubsu menyebutkan, meski kasus konfirmasi positif Covid-19 meningkat, Pemprovsu melalui gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 telah berhasil meningkatkan angka kesembuhan (recovery rate) pasien Covid-19 dari 34,39% pada 31 Juli 2020 menjadi 60,28% pada 20 September 2020.

Dan, telah berhasil menurunkan angka kematian (infection fatality rate) Covid-19 dari 4,94% pada 31 Juli 2020 menjadi 4,25% pada September 2020 dan rasio antara jumlah kasus positif dengan total pemeriksaan PCR yang dilaksanakan (case positivity rate) berkurang dari 17,51% pada 31 Juli 2020 menjadi 13,46% pada 21 Sempember 2020.

Sementara, Fraksi Gerindra menyarankan agar Pemprovsu menyiapkan strategi dalam peguatan ketahanan pangan di tengah kondisi pandemi, terkait saran tersebut, Edy mengaku Pemprovsu telah berupaya semaksimal mungkin untuk tetap menjaga sektor pertanian.

Antara lain melalui kebijakan untuk percepatan tanam pada berbagai daerah yang selama ini menjadi lumbung pangan khususnya komoditas strategis seperti beras dan jagung, memberikan bantuan sarana dan prasarana untuk mendorong perluasan penanaman beberapa komoditas yang belum terpenuhi kebutuhannya seperti cabai merah, bawang merah dan bawang putih.

“Di samping itu Pemprovsu juga mendorong untuk peningkatan produksi komoditas unggulan ekspor berupa produk hortikultura, dan produk kelautan dan perikanan,” kata Gubsu Edy Rahmayadi.

Menjawab pemandangan umum atas nama Fraksi Partai Golongan Karya, Edy mengatakan, Pemprovsu terus melakukan berbagai upaya untuk lebih mengefisiensikan anggaran belanja yang telah dilakukan oleh jajaran Pemprovsu dan penghematan.

“Pemprovsu akan lebih fokus pada pemulihan ekonomi dengan memperhatikan sektor-sektor pertanian, perikanan, peternakan dan koperasi-UMKM. Hal ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi di Sumut yang diarahkan pada upaya pemberdayaan masyarakat dan pelaku usaha dalam menggerakkan perekonomian daerah,” katanya.

Saran dewan lainnya yakni persiapan pemerintah memasuki tatanan adaptasi kebiasaan baru dalam mempromosikan dan membuka kembali industri pariwisata dan sektor ekonomi untuk tetap memberlakukan protokol kesehatan yang ketat.

Pemprovsu, lanjut Edy, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara terus mengimbau masyarakat berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata kabupaten/ kota dalam memantau industri pariwisata di daerah masing-masing agar tetap melakukan protokol kesehatan.

“Berupa penyediaan tempat mencuci tangan dan alat pengukur suhu tubuh, menjaga jarak tempat duduk dan jarak antrean serta selalu memakai masker. Sesuai data ada 21 kabupaten/kota yang telah membuka destinasi dan industry pariwisata baik objek wisata, hotel, restoran dan hiburan lainnya,” katanya.

Pemprovsu dan DPRD Sumut juga sependapat agar lebih memokuskan anggaran pada mitigasi penanganan Covid-19 dan upaya pemulihan ekonomi serta upaya menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19.(UJ)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C