Log in

Catat, Masa Jabatan Hasil Pilkada Karo 2020 Hanya 3,5 Tahun

 Ketua KPU Karo, Gemar Tarigan (kanan) saat turun langsung mendampingi petugas PPDP melakukan Coklit menjadi bagian pemutakhiran data pemilih dan langkah strategis dalam mengelola daftar pemilih mulai dari DPS hingga menjadi DPT ke rumah-rumah warga. Ketua KPU Karo, Gemar Tarigan (kanan) saat turun langsung mendampingi petugas PPDP melakukan Coklit menjadi bagian pemutakhiran data pemilih dan langkah strategis dalam mengelola daftar pemilih mulai dari DPS hingga menjadi DPT ke rumah-rumah warga.

Kabanjahe-andalas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak termasuk di Kabupaten Karo akan digelar 9 Desember 2020 mendatang. Namun, hasil Pilkada kali ini masa jabatan Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Karo, ternyata tidak sampai empat tahun. Yakni, hanya berkisar 3,5 tahunan. Berbeda dengan Pilkada sebelum-sebelumnya yakni penuh lima tahun.

Ketua KPU Karo, Gemar Tarigan ST mengakui, masa jabatan hasil Pilkada Karo tahun 2020 tidak sampai lima tahun. Pasalnya, kata dia, pada tahun 2024 diagendakan Pilkada serentak kembali.

Hitung-hitungannya, Pilkada digelar 9 Desember 2020, kemudian pelantikan baru akan digelar 21 April 2021 seiring berakhirnya masa jabatan Bupati/Wabup Karo periode 2016-2021. "Namun terkait pelantikan, kewenangan Depdagri," kata Ketua KPUD Kabupaten Karo, Gemar Tarigan menjawab andalas, Senin (03/08/2020) petang di Kabanjahe.

Karena akhir masa jabatan Bupati/Wabup Karo periode sekarang sampai 21 April 2021, maka pelantikan hasil Pilkada Karo, 9 Desember 2020, baru akan dilakukan setelah masa jabatan Bupati/Wabup periode 2016-2021 berakhir.

Namun kewenangan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih adalah kewenangan Mendagri RI. “Sehingga dengan demikian, masa jabatan hasil Pilkda serentak 9 Desember 2021 tidak lebih dari empat tahun,” simpulnya.

Jadi, kalau pelantikan Bupati dan wakil Bupati terpilih di tahun 2021, berarti hanya menjabat 3,5 tahunan saja hingga 2024. "Artinya, periode masa jabatan bupati dan wakil bupati hasil Pilkada 9 Desember 2020 berbeda dengan Pilkada sebelum-sebelumnya yang penuh lima tahun,” terang Gemar Tarigan.

Menurut Gemar Tarigan, perlu dipahami hingga saat ini terkait masa jabatan hasil Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang masih seperti itu (tidak lebih dari empat tahun-red). Namun bisa saja ada perubahan, terkhusus tentang wacana Pilkada serentak dilakukan di 2027. "Jadi, kepastiannya kita menunggu regulasi dari pemerintah dan DPR RI," tegasnya.

Mengenai tahapan Pilkada Karo di tengah pandemi, Gemar Tarigan menyebut sepenuhnya mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid-19. Untuk tahapan pencalonan pasangan calon, berdasar PKPU Nomor 5 Tahun 2020 yakni pada 4-16 September 2020.

“Kemudian penetapan pasangan calon akan dilaksanakan pada 23 September 2020, dilanjutkan pada 24 September 2020 yakni pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon. Adapun masa kampanye, dijadwalkan pada 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020,” urainya.

Jadwal kampanye sendiri ada pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog, penyebaran bahan kampanye kepada umum, pemasangan alat peraga, dan/atau kegiatan lain dengan mempedomani protokol kesehatan secara ketat.

Kemudian, debat publik/terbuka antar pasangan calon, selanjutnya kampanye melalui media massa, cetak dan elektronik. “Untuk masa tenang dan pembersihan alat peraga kampanye dimulai pada 6-8 Desember. Untuk pelaksanaan pemungutan suara akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020,” tuturnya. (RTA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C