Logo
Print this page

Kerugian Negara Dikembalikan, Kejari Gayo Lues Hentikan Penanganan Dua Kasus Korupsi

 Kantor Kejaksaan Negeri Gayo Lues Kantor Kejaksaan Negeri Gayo Lues

Blangkejeren-andalas Dua kasus dugaan korupsi dana desa yang dilaporkan masyarakat ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues beberapa waktu lalu, dihentikan penangananya. Kerugian keuangan negara pasca diaudit Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah (BPKP) juga dikembalikan oleh terduga pelaku supaya lolos dari jeratan hukum.

Kedua kasus itu masing-masing kasus dugaan korupsi Dana Desa Kutebukit, Kecamatan Blangpegayon dan kasus dugaan korupsi Meloak, Kecamatan Putri Betung. Kasus itu mencuat setelah pemuda dan warga setempat melaporkan Kepdesnya saat itu diduga melakukan korupsi.

Kajari Gayo Lues Bobbi Sandri SH MH melalui Dedi SH, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Gayo Lues, Senin (27/7), saat dikonfirmasi melalui pesan WA mengungkapkan, dugaan korupsi dana desa Kutebukit yang ditangani oleh Kejari Gayo Lues sudah dihentikan.

"Karena berdasarkan hasil perhitungan kerugian negara oleh BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah) Aceh jika kerugian negara dalam perkara ini kecil dan kerugian tersebut juga sudah dikembalikan ke negara oleh Kepala desa,"katanya, mengutip informasi dari Kajari Gayo Lues melalui Bidang Pidsus.

Sementara saat ditanyai berapa jumlah kerugian negara berdasarkan hasil audit BPKP dan berapa yang sudah dikembalikan uang negara dari kasus tersebut, Dedi SH mengatakan, untuk nilai perhitungan kerugian negara oleh Auditor Inspektorat/BPKP ke Kas Daerah Kabupaten Gayo Lues, 26-11-2019 sebesar Rp 7.600.000 desa Kutebukit, dan Rp 20.000.000 dari Desa Meloak.

Kasus dugaan korupsi dana desa Kutebukit, Kecamatan Blangpegayon pertama kali mencuat setelah pemuda setempat melaporkan ke Kejaksaan Negeri Gayo Lues, saat perkara sedang ditangani Bagian Pidsus.

Mantan Kepala Desa itu sempat membawa uang ke kantor Kejaksaan lantaran ditelepon seseorang yang meminta uang agar kasusnya diredam. Namun, uang tersebut tidak jadi diserahkan kepada siapa pun, karena yang menelepon bukan orang Kejaksaan.

Begitu juga dengan kasus dugaan Korupsi dana desa Meloak, Kecamatan Putri Betung, beberapa warga juga melaporkan ke Kejaksaan Negeri Gayo Lues hingga diselidiki, dan yang terlibat di dalam perkara itu juga sudah sering dipanggil pihak Kejaksaan. (Nuar)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
IKLAN ONLINE | REDAKSI

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com