Log in

Dinas PUPR Gayo Lues Denda CV Hera Jaya

Batu besar nampak di dalam pengecoran parit yang dikeruk air pada proyek peningkatan Jalan Gele-Cinta Maju. Batu besar nampak di dalam pengecoran parit yang dikeruk air pada proyek peningkatan Jalan Gele-Cinta Maju.

Proyek Peningkatan Jalan Gele-Cinta Maju tak Selesai

Blangkejeren-andalas Proyek peningkatan struktur ruas Jalan Gele-Cinta Maju, Kabupaten Gayo Lues yang  dikerjakan CV Hera Jaya dengan anggaran Rp1.957.300.00 terancam tidak selesai hingga batas akhir pengerjaan.

Paket proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Gayo Lues itu mulai dikerjakan tanggal 17 Juni 2019. Namun hingga mendekati batas waktu pengerjaan sesuai kontrak, yakni 14 November 2019, pekerjaan itu belum rampung.

Pantauan wartawan Rabu (13/11) di lapangan, pihak rekanan masih mengerjakan pembuatan parit di daerah Anak Reje. Bahkan pembangunan parit di sisi jalan itu diduga tidak sesuai kontrak lantaran pembuatan paritnya menggunakan batu besar.

Hidayat selaku PPTK Proyek itu mengatakan, pihaknya sudah memberikan surat teguran  kepada rekanan mengenai batas waktu pengerjaan yang hampir selesai. Pihak rekanan kemudian melayangkan surat permohonan penambahan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan itu.

Atas pelanggaran kontrak terkait batas waktu pengerjaan proyek itu, pihak rekanan bakal dikenakan sanksi berupa denda. "Mereka (perusahaan) kena denda dari pekerjaan yang belum fungsional (belum siap). Untuk jumlah pastinya, kami akan hitung dulu besok, karena ada beberapa titik yang sudah siap mereka kerjakan. Besok tanggal 14 (November) habis (batas waktu) pengerjaan, tanggal 15 (November) mulai kena denda," katanya.

Mengenai batu besar yang dimasukkan ke dalam pengecoran parit, Hidayat mengaku batu  yang lebih besar dari batu mangga masih bisa digunakan. Kendati begitu pihaknya akan mengeceknya terlebih dahulu ke lapangan.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Gayo Lues Muslim selaku KPA Proyek itu mengatakan, pihak pemborong akan dikenakan denda 1/1.000 dari sisa pekerjaan yang belum selesai itu jika
sampai batas waktu pengerjaan tidak selesai.

"Untuk paket itu artinya pemasangan batu, item pekerjaannya item batu," katanya saat  ditanya apakah di dalam kontrak membolehkan pengerjaan pembuatan parit  menggunakan batu besar. Khairul LA, pemborong proyek peningkatan Jalan Gele-Cinta Maju yang dikonfirmasi  mengatakan, proyek itu tidak selesai tepat waktu akibat cuaca belakangan ini terus hujan. Mengenai pekerjaan itu dilanjutkan atau tidak, ia menyerahkan sepenuhnya pada keputusan Dinas PUPR. "Kami akan terima konsekuensinya, karena itu kan sudah risiko," katanya saat ditanya apakah pihaknya bersedia didenda akibat keterlambatan pekerjaan atau tidak.

Sedangkankan menyangkut tenaga tukangnya di lapangan memasukkan batu besar untuk  pembuatan parit, Khairul mengaku bisa dilakukan karena pekerjaan itu adalah pembuatan parit, bukan beton. (NUAR)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px