Log in

Abaikan Kisruh Musda, Pengurus MPD Gayo Lues Dilantik

 Sekda Gayo Lues H Thalib SSos saat melantik dan mengambil sumpah pengurus MPD Sekda Gayo Lues H Thalib SSos saat melantik dan mengambil sumpah pengurus MPD

Blangkejeren-andalas Pejabat Pemkab Gayo Lues mengabaikan kisruh yang pernah terjadi saat Musda Majlis Pendidikan Daerah (MPD). Saat itu, Nurhayati Sahali, salah seorong anggota MPD terpilih mempermasalahkan berbagai persoalan. Mulai dari tata tertib Musda hingga penunjukan ketua periode 2020-2025, yang dinilainya cacat hukum.

Permasalahan tersebut juga sudah diadukan Nurhayati ke anggota DPRK Gayo Lues, dengan datang langsung dan membawa surat. Begitu juga ke pimpinan Gayo Lues, Nurhayati juga telah mengadukan kepada Bupati H Muhammad Amru, dan jika semua itu gagal menemui titik terang, Nurhayati berencana menggugat ke PTUN.

Namun, Sekda Gayo Lues, H Thalib SSos, Selasa (4/8/2020) pukul 15.00 WIB, tetap melangsungkan pelantikan yang sempat tertunda akibat kekisruhan itu. 12 pengurus MPD dilantik dan disumpah di ruang Komisi MPU Gayo Lues, dan satu orang di antaranya atas nama Nurhayati Sahali, yang memilih tidak hadir.

Ke-12 pengurus MPD Gayo Lues periode 2020-2025 yang dilantik Sekda, adalah Drs H Djamaludin Ilyas sebagai Ketua MPD. H Awaluddin Wakil Ketua I, Ali Amran SPd Wakil Ketua II, Drs H Bachtiar Darpan Ketua Komisi Pendidikan, H Kamaludin, Hj Halimah, Ali Abdan Banta Gayo SPd, dan H Daudsyah SPd anggota komisi pendidikan.

Sementara, Drs Ainun Mardiyah dilantik sebagai Komisi Penelitian, Pengembangan, Media dan Beasiswa beranggotakan Syahmur SH MH, Nurhayati Sahali SPdI (tidak hadir), Marwan SE, dan Wawan Setiawan SAg

Sekda Thalib usai melantik 12 pengurus MPD itu mengaku, permasalahan saat Musda MPD II Gayo Lues dianggap sudah selesai. "Dianggap sudah selesai, karena untuk mengklarifikasi dari proses berjalanya Musda, kita sudah tugaskan personel yang dipimpin Asisten I, Staf Ahli, kemudian beberapa perangkat daerah lainnya untuk meneliti masalah ini," katanya.

Dari hasil penelitian tim yang diturunkan kata Sekda, pelantikan sudah bisa dilakukan dan sudah sesuai dengan prosedur yang ada. Namun demikian, usulan dari pihak yang menantang Musda MPD II memang perlu dilakukan perubahan dalam Peraturan Bupati, tentang MPD itu sendiri.

"Sehingga dari perubahan tentang Peraturan Bupati nantinya, mulai dari penjaringan pengurus hingga uraian tugas bisa lebih fleksibel dan memberikan ruang secara demokratis dan memberikan kesempatan kepada yang lainnya untuk mengabdi di bidang pendidikan," jelasnya.

Di sisi lain, rata-rata pengurus MPD Gayo Lues yang dilantik adalah orang tua, mantan pensiunan yang sudah berumur di atas 50 tahun, dan tidak ada satu orang mudapun yang berkiprah di MPD Gayo Lues untuk mendongkrak dunia pendidikan.

Sebenarnya sangat bisa, dan pak bupati sudah memberikan arahan kepada kami agar dalam Perbup yang baru, barang kali hari ini jumlah pengurus masih 13, di Perbup yang baru bisa lebih diperbanyak lagi sesuai dengan pengurus MPU yang saat ini sudah banyak.

Melalui Perbup yang baru kita harapkan bisa memberikan ruang kepada generasi muda dan pemerhati pendidikan lainnya bisa bergabung di MPD. "Tentu, akan dibuat petunjuk lebih detail lagi," katanya menjawab saat ditanyai kenapa rata-rata pengurus MPD mantan pensiunan. (Nuar)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C