Log in

Warga Langkat yang Dikabarkan PDP Ternyata Penderita TBC

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Langkat dr M Arifin Sinaga.(andalas/Budi Zulkifli) Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Langkat dr M Arifin Sinaga.(andalas/Budi Zulkifli)

Langkat-andalas Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Langkat dr M Arifin Sinaga mengklarifikasi terkait seorang warga Langkat yang sempat dikabarkan masuk kategori pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona yang datang ke Rumah Sakit Umum (RSU) Djoelham Binjai. Akibatnya, tenaga medis di RSU itu terpaksa diisolasi.

"Warga Langkat tersebut ternyata bukan PDP Covid-19 tetap penderita Tuberkulosis (TBC) paru. Itu hasil pemeriksaan tim ahli RSU Martha Friska Medan, salah satu rumah sakit yang ditunjuk sebagai tempat rujukan PDP. Jadi kabar yang sempat menggegerkan Kota Binjai itu tidak benar, ini terjadi karena salah persepsi saja," kata Arifin dP posko Covid-19 Dinkes Langkat, Rabu (8/4).

Karena itu, Arifin atas nama Pemkab Langkat memohon maaf kepada Pemko dan masyarakat Binjai atas kejadian tersebut. Arifin berharap, kejadian seperti itu tidak terulang kembali dan dapat lebih mengeratkan koordinasi antara Tim Gugus Tugas Kabupaten Langkat dengan Tim Gugus Tugas Kota Binjai dalam pencegahan Covid-19.

"Saya melihat hal ini wajar, sebab virus corona saat ini memang benar-benar mengkhawatirkan. Jadi menurut saya, ini adalah tindakan kewaspadaan bersama," ujar Arifin.

Saat ini, warga Langkat tersebut sedang berada di RSU Martha Friska Medan. Arifin menegaskan, pihaknya akan menjemputnya untuk dibawa ke salah satu rumah sakit di Langkat untuk menjalani perawatan biasa.

"Karena dia bukan PDP, jadi tidak perlu diisolasi. Makanya akan kita jemput untuk menjalani perawatan di rumah sakit yang ada di Langkat saja," tandasnya.

Selanjutnya, Arifin menerangkan, warga Langkat berinisial PS (37) tersebut adalah penduduk Dusun I Tungkam Jaya, Desa Pangkalan Siata, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat. Sebelum memeriksakan diri ke RSU Djoelham Binjai, PS telah memeriksakan diri ke RSU Putri Bidadari Langkat.

Saat diperiksa di RSU Putri Bidadari, diketahui pasien mengalami gejala sesak nafas, nyeri tenggorokan, batuk, demam naik turun, penurunan BB, mual, lemas, nyeri kepala dan ulu hati. Mengetahui hal itu, Tim Gugus Tugas Covid-19 Langkat mencoba membawanya ke RSU GL Tobing PTPN II Tanjung Morawa, untuk diisolasi dan diperiksa di laboratoriu.

"Tujuannya, untuk mengetahui hasil pasti apakah benar PDP atau menderita penyakit lainnya. Namun pasien dan keluarga menolak anjuran Gusgus Tugas dan tidak mau dirujuk," ungkap Arifin.

Kemudian, lanjut Arifin, pihaknya mendengarkan kabar bagwa pasien tersebut memeriksakan diri ke RSU Djoelham. Setelah diperiksa, kesimpulan hasil awalnya, pasien dinyatakan kategori PDP.

"Jadi inilah yang membuat heboh warga Kota Binjai. Lagi pula sesuai keterangan pasien, dia mengaku tidak memiliki riwayat berpergian ke luar kota maupun keluar negeri dan kontak dengan orang yang terinveksi Covid-19," ujarnya. (BD)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C