Log in

Wanita Perekam Video Pengancam Jokowi Ditangkap


Jakarta-andalas Polisi menangkap perekam video tersangka Hermawan Susanto (HS) yang menyerukan ancaman terhadap Presiden Joko Widodo. Perekam video tersebut adalah seorang perempuan berinisial IY.

"Iya sudah ditangkap," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu (15/5). Argo belum menjelaskan secara rinci soal penangkapan tersebut. Dia hanya mengatakan penangkapan dilakukan di Bekasi.

"Ditangkap di Bekasi," tuturnya. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti milik IY, di antaranya kacamata hitam, kerudung biru dan tas kuning yang digunakan pelaku saat merekam video.

Argo Yuwono mengatakan pihaknya turut menyita satu unit iPhone 5s, masker hitam, cincin dan baju putih.  "Iya ada beberapa barang bukti yang diamankan, salah satunya kacamata hitam," ujar Argo saat dikonfirmasi, Rabu (15/5).

Argo mengatakan kepada polisi IY mengaku sebagai orang yang merekam dan turut tampil di video rekamannya.  "Yang bersangkutan mengakui bahwa dia adalah yang ada di video tersebut," tuturnya.

Dalam video yang direkamnya, IY terlihat bersama HS, tersangka pengancam Jokowi. Sebelumnya, polisi menangkap HS di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor pada Minggu (12/5) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

HS berada di Parung lantaran melarikan diri setelah mengetahui bahwa video yang berisi pernyataannya itu viral di media sosial. Ancaman itu diungkapkan HS saat ikut demonstrasi di Gedung Bawaslu, Jumat (10/5) lalu.

"Dari Poso nih, siap penggal kepala Jokowi, Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya demi Allah," kata HS mengancam Jokowi. Rekaman aksi HS itu viral di media sosial. Polisi memburunya dan berhasil menangkapnya di Parung. HS pun dijerat dengan pasal 104 KUHP tentang makar.

"Tersangka dijerat Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP, Pasal 336 dan Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik karena yang bersangkutan diduga melakukan perbuatan dugaan makar dengan maksud membunuh dan melakukan pengancaman terhadap presiden," tutur Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indradi di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/5). (CNNI/MC)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px