Log in

Wabup Tobasa Serahkan Bantuan Benang ke Penenun

Setelah bantuan diserahkan, Wabup Tobasa Hulman Sitorus, Kadis Peindagkop UKM Marsarasi Simanjuntak, Pelaksana Pimpinan Cabang Bank Sumut Balige Azan S Siregar dan lainnya foto bersama dengan pengrajin penerima bantuan. Setelah bantuan diserahkan, Wabup Tobasa Hulman Sitorus, Kadis Peindagkop UKM Marsarasi Simanjuntak, Pelaksana Pimpinan Cabang Bank Sumut Balige Azan S Siregar dan lainnya foto bersama dengan pengrajin penerima bantuan.

Tobasa-andalas Untuk mendorong serta merangsang pengrajin tenun lebih giat dan kreatif dalam berkarya, menghasilkan ulos dan asesories bermotif ulos, Wakil Bupati (Wabup) Toba Samosir (Tobasa) Hulman Sitorus menyerahkan bantuan benang tenun kepada dua Kelompok Pengrajin Tenun dari dua desa berbeda di Kecamatan Silaen, Tobasa.

Kedua kelompok pengrajin  yakni Kelompok Pengrajin Tenun Ulos Mangiring Desa Lumban Dolok yang diketuai Posmauli Marpaung dan Kelompok Pengrajin Tenun Satahi Saoloan Desa Pintu Batu yang di Ketuai Hermindo Napitupulu.

Wabup menyerahkan bantuan didampingi Kepala Dinas Perindagkop UKM Marsarasi Simanjuntak, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Darwin Sianipar, Kepala Dinas PMD-PPA Henry Silalahi, pelaksana pimpinan Cabang Bank Sumut Balige Azan S Siregar, dan Camat Silaen Sedi Lumban Raja di depan Kantor Kepala Desa Lumban Dolok, Sabtu (30/11).

Wabup mengatakan untuk mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat, pemberdyaan harus lebih ditingkatkan. "Itu salah satu solusi yang baik untuk meningkatkan taraf perekonomian keluarga masyarakat," ujarnya.

Kepada Kepala Dinas Perindagkop UKM, Kepala Dinas PMD-PPA dan Kepala Dinas Ketapang ditekankan akan lebih memprioritas pemberdayaan masyarakat. Kepada penerima bantuan benang diharapkan tidak melihat banyaknya bantuan, tapi lihat ketulusan pemerintah bantu dan mengembangkan tenun ulos. Bagi yang belum mendapat bantuan diharapkan dapat bersabar.

Kepala Dinas Perindagkop UKM Marsarasi Simanjuntak menjelaskan, Kelompok Pengrajin Tenun Ulos Mangiring dan Satahi Saoloan adalah dua sentra tenun Ulos Ragi Hotang dan Sirat di Kecamatan Silaen.

Kedua kelompok ini diakui sudah dikenal banyak warga masyarakat Tobasa maupun luar Tobasa (perantau, red), karena hasil karya tangan kedua kelompok bagus dan rapi.

Marsarasi mengatakan, bantuan diserahkan sesuai kebutuhan pengrajin. Benang 100 sebanyak 103 kg untuk kelompok pengrajin tenun Satahi Saoloan, benang putar sebanyak 141 kg untuk Kelompok Pengrajin Tenun Ulos Mangiring. "Masing-masing pengrajin  mendapat 1,5 kg," sebutnya.

Dikatakan, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tobasa terhadap kelompok pengrajin tenun supaya produksi kedua kelompok dan ekonomi  anggotanya meningkat. "Tapi tolong keuntungan dari penjualannya disimpan dan dijadikan modal untuk pengadaan bahan agar usaha tenunnya berkesinambungan dan berkembang. Keuntungannya harus diputar meningkatkan produksinya," ujarnya.

Pelaksana Pimpinan Cabang Bank Sumut Balige Azan S Siregar menyebutkan bantuan benang tersebut dibeli dengan dana CSR. Dana CSR bersumber dari pembagian keuntungan bank Sumut untuk masyarakat. Karena itu, Azan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tobasa atas penyertaan sahamnya kepada bank Sumut sehingga dari keuntungan, pihaknya bisa menyalurkan dana CSR kepada masyarakat melalui pemerintah.

"Makin banyak keuntungan Bank Sumut, tentu akan semakin banyak pula dana CSR yang akan disalurkan kepada masyarakat," terang seraya mengajak masyarakat menabung di Bank Sumut supaya pembagian keuntungannya makin besar untuk disalurkan kepada masyarakat melalui dana CSR.

Ketua Kelompok Pengrajin Tenun Ulos Mangiring Posmauli Marpaung dan Ketua Kelompok Pengrajin Tenun Satahi Saoloan Hermindo Napitupulu setelah menerima bantuan, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah dan Bank Sumut.

"Kami akan benar-benar memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin untuk mengembangkan dan meningkatkan ekonomi kami masing-masing pengurus dan anggota kelompok. Tapi kami berharap kedepan kami dibantu lagi dan manakala ada pelatihan mohon kami diikutsertakan," pinta keduanya. (EDU)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px