Log in

Wabup Karo Apresiasi Bantuan Rehabilitasi Rumah Tak Layak Huni

Rembuk-Wabup Karo Cory S Sebayang ketika melakukan pertemuan rembuk bersama di Aula Kantor Camat Barusjahe. Andalas/robert tarigan Rembuk-Wabup Karo Cory S Sebayang ketika melakukan pertemuan rembuk bersama di Aula Kantor Camat Barusjahe. Andalas/robert tarigan

Kabanjahe-andalas Sebanyak 86 pintu rumah warga tidak layak huni di Kabupaten Karo yang terdiri dari 44 pintu rumah warga di Kecamatan Barus Jahe dan 42 pintu rumah di Kecamatan Tigapanah. Untuk itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Utara memberikan bantuan untuk merehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) kepada masyarakat tersebut.

Acara tersebut  dilaksanakan di Desa Barus Jahe Kecamatan Barus Jahe, Kamis (10/8), namun terlebih dahulu rembuk bersama dilaksanakan di Aula Kantor Camat Barusjahe. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Kabupaten Karo, Perwakilan Dinas Kawasan Permukiman Provsu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Karo Candra Tarigan ST,  Camat Barusjahe Kalsium Sitepu dan Camat Tigapanah Data Martina Ginting, Muspika Kecamatan Barusjahe dan Muspika Kecamatan Tigapanah.

Bantuan ini diberikan kepada penduduk sesuai dengan amanat UU No 1/ 2011 yang mengamanatkan, pemerintah bertanggungjawab dalam hal pemenuhan kebutuhan warga, salah satunya perbaikan rehabilitasi rumah tidak layak huni.Sedangkan penduduk yang memiliki rumah tidak layak huni yang menerima bantuan ini berasal dari Kecamatan Barusjahe dan Kecamatan Tigapanah.

Bupati Karo melalui Wakil Bupati Karo Cory S Sebayang menyampaikan terima kasih atas adanya kepedulian Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Utara yang memberikan bantuan untuk merehabilitasi rumah penduduk yang tidak layak huni di Kabupaten Karo. “Rumah merupakan kebutuhan dasar manusia yang berfungsi untuk meningkatkan harkat dan martabat dan sebagai tempat tinggal serta  mutu kehidupan dan penghidupan dalam mencerminkan kepribadian,” ujarnya.

Dikatakan, penyebab terjadinya rumah tidak layak huni ini adalah disebabkan karena masih kurangnya kemampuan daya beli masyarakat khususnya bagi masyarakat yang berpenghasilan sangat rendah. Upaya rehabilitasi rumah tidak layak huni dapat memberikan kontribusi secara langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Wakil Bupati Karo Cory S Sebayang juga berharap dengan adanya program ini dapat meringankan beban masyarakat pada saat ini dan menjadi motivasi bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni dapat berkurang secara bertahap. Semoga Gubernur Sumatera Utara melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Utara dapat menambah bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni di Kabupaten Karo. Diperoleh informasi rehabilitasi RTLH ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya, kepada warga dengan status MBR dan mempunyai status sebagai pemilik rumah yang sah, dibuktikan dengan surat-surat dan administrasi pendukung lainnya. (RTA)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 23 Oct 2017 29°C 23°C
  • 24 Oct 2017 29°C 22°C

Banner 468 x 60 px