Log in

Terungkap dari Sidak Bupati Karo, PT USD Farm Tak Pernah Salurkan CSR

BUPATI Karo Terkelin Brahmana berdialog dengan Dinda (paling kiri), perwakilan manajer PT USD Farm disaksikan sejumlah OPD terkait saat sidak ke lokasi perusahaan tersebut. BUPATI Karo Terkelin Brahmana berdialog dengan Dinda (paling kiri), perwakilan manajer PT USD Farm disaksikan sejumlah OPD terkait saat sidak ke lokasi perusahaan tersebut.

Kabanjahe-andalas Bupati Karo Terkelin Brahmana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Ultra Sumatra Dairy (USD) Farm yang bergerak di bidang peternakan sapi dan industri, Senin (8/7) lalu. Selama ini lokasi PT USD Farm tertutup dan jarang diketahui umum keberadaanya di Desa Pertibi Tembe, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo.

Didampingi sejumlah pimpinan OPD terkait, Terkelin Brahmana mengatakan, sidak dilakukan untuk melihat langsung keberadaan dan aktivitas PT USD Farm terhadap lingkungan sekitar maupun kontribusi CSR (Corporate Social Responsibility) ke Pemkab Karo.

“Kita senang dan menerima investasi di daerah ini, tapi segala aturan terkait harus dipenuhi, silahkan berinvestasi. Tetapi ingat ada aturan yang harus ditaati," kata Terkelin kepada wartawan di sela-sela sidak.

Selain itu, pihaknya juga ingin memastikan bahwa kelengkapan adminitrasi yang berurusan dengan Pemkab Karo semua sudah dilengkapi oleh perusahaan tersebut, baik dokumen lingkungan, IMB dan sebagainya. "Ini harus kita cocokan dengan keterangan OPD terkait bahwa semua sudah lengkap," kata Terkelin saat bertemu dengan manajer PT USD Farm.

Selain itu, pihak ingin memastikan bagaimana pengembangan sapi yang dilakukan PT USD Farm, apakah sudah memenuhi segala mekanisme atau ketentuan yang berlaku. "Kita tidak mau hanya dengar dari cerita orang saja, nah itulah kita lihat, nanti sambil berjalan kita keliling kita cek semua, adminitrasinya dan ada amanah undang-undang terkait CSR yang harus dipatuhi perusahaan, biar OPD terkait yang menangani untuk menindaklanjuti," ucapnya.

Terkelin memastikan, selama ini PT SD Farm belum ada memberikan kontribusi CSR-nya ke Pemkab Karo, sejak keberadaannya di wilayah Pertibi Tembe, Kecamatan Merek. "Dengan kedatangan kita ini, mudah mudahan pihak perusahaan akan mengerti dan ada kerja sama dengan OPD terkait yang membidangi selanjutnya," tegas Terkelin.

Sementara Plt Kepala Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Karo Liasma Br Ginting menyebutkan,  sebelumnya dokumen lingkungan PT USD Farm sudah diterbitkan seluas 73 Hektare di tahun 2012.

"Sekarang ini ada penambahan lahan seluas 83 Haktare, otomatis pihak perusahan mengajukan perubahan dokumen lingkungan agar diterbitkan ulang dan itu masih dalam tahapan proses agar out putnya izin lingkungan,"  beber Liasma Br Ginting.

Manager PT USD Farm diwakili Dinda mengakui agak terkejut dengan kedatangan pejabat nomor satu di Kabupaten Karo bersama rombongan, sebab tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

Dinda mengatakan, PT USD Farm saat ini memiliki sapi jenis Frisian Holland (FH) yang berjumlah lebih kurang 500 ekor, sapi ini rata-rata sudah beranjak dewasa, sudah tahap pengembangan agar beberapa tahun ke depan dapat diperas susunya. "Namun sekarang kita belum beroperasi secara utuh, mengingat sapinya belum dewasa," kelitnya.

Kepala Dinas Peternakan Karo Metehsa Purba dan Kabid Peternakan Herniwaty Br Perangin angin, mengatakan, pihaknya belum ada pintu masuk untuk meminta PT USD Farm terkait kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karo, selain seusai Perda tahun 2012 tentang  kontribusi pemungutan RPH (rumah potong hewan).

"Kondisi ini, berlaku jika pihak perusahan melakukan penjualan sapi yang apkir maka dikenakan biaya kutipan sesuai perda Rp 20.000 per ekor," katanya.

Sedangkan menyangkut CSR-nya sesuai amanah undang-undang, ke depan dikordinasikan dengan pihak perusahaan. "Mudah mudahan tidak jalan buntu," tegas Metehsa dan Herniwaty. (RTA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px