Log in

Terbentuk, Panitia Natal Mamre GBKP Simpang VI Kabanjahe

KEBAKTIAN - Seribuan jemaat memenuhi ruangan gereja GBKP Runggun Simpang Enam Kabanjahe, mengikuti kebaktian ibadah minggu. KEBAKTIAN - Seribuan jemaat memenuhi ruangan gereja GBKP Runggun Simpang Enam Kabanjahe, mengikuti kebaktian ibadah minggu.

Kabanjahe,Sumatera Utara-andalas Panitia Natal Mamre Majelis/Runggun Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Simpang VI Kabanjahe telah dibentuk sesuai SK Nomor 08/BP.Mamre Rg GBKP-Simpang 6/IX/2018. Sebagai pelaksana kegiatan perayaan Natal, suatu peristiwa mulia, yaitu kelahiran Yesus.

“Diimbau dan diharapkan, supaya semua panitia yang telah ditetapkan dapat bekerja dan melayani dengan baik serta hadir dalam rapat-rapat panitia, demi suksesnya Perayaan Natal Mamre Runggun Simpang Enam Kabanjahe 2018,”kata Ketua BP Mamre Runggun GBKP Simpang Enam, Pt Tangkas Ferdinan Ginting didampingi Sekretaris, Jimmy Tarigan, kepada wartawan, Minggu (21/10) usai kebaktian di komplek gereja tersebut.

Adapun susunan panitia inti Natal tersebut, Ketua Herijon Pinem, Sekretaris Stevanus Sinulingga, Bendahara Hiskia Sebayang. Seksi Liturgi/Diakoni. Pdt Julianus Barus (Koordinator), seksi acara Rinto Munthe, seksi dana, Bendahara  Mamre (15 sektor), seksi publikasi dan dokumentasi Robert Tarigan SH.

Ketua panitia, Herijon Pinem mengatakan, sebagai program kerja Panitia Natal Mamre Majelis/Runggun Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Simpang VI Kabanjahe 2018, selain menyelenggarakan perayaan Natal di GBKP Simpang Enam, juga akan dilaksanakan aksi sosial.

Natal bukan sekadar perayaan, tapi soal action sebagai orang yang diselamatkan. Perayaan Natal merupakan momen refleksi diri dan untuk menyatakan action kita, saling berbagi dan peduli terhadap sesama yang membutuhkan. Untuk merampungkan seluruh kegiatan dan aksi sosial yang telah direncanakan, panitia dan seluruh seksi akan kembali mengadakan rapat selanjutnya.

Perayaan Natal dikemas sesederhana mungkin, karena Yesus juga lahir dalam kesederhanaan, apalagi daerah kita sedang ditimpa bencana erupsi Sinabung berkepanjangan. "Namun demikian kita kemas acara seapik mungkin dengan menampilkan beragam hiburan dan puji-pujian, diselingi dengan vokal group maupun hiburan lainnya bernafaskan kidung pujian,”ujar Herijon.

Alangkah indahnya jika kita bisa kembali merasakan makna Natal sesungguhnya. Merasakan Kristus dalam kesunyian, membuat jiwa kita lebih peka terhadap suaraNya. Merasakan Kristus dalam kesederhanaan, menggugah empati kita terhadap sesama yang hidup dalam kekurangan dilanda bencana atau sedang dirundung kesedihan. "Merasakan Kristus dalam embusan damai, mengusir jiwag gelisah dan resah,"terangnya.  (RTA)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 98%

Wind: 6.44 km/h

  • 19 Nov 2018 28°C 23°C
  • 20 Nov 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px