Log in

Serapan Dana BOK Puskesmas Tinada Tak Maksimal

Kepala Puskesmas Tinada, Sulastri Berutu Kepala Puskesmas Tinada, Sulastri Berutu

Pakpak Bharat-andalas Penyerapan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas Tinada, Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2018 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak maksimal. Pasalnya, dari Rp400 juta dana BOK yang dialokasikan hanya 40 persen atau sekitar 160 juta yang terserap.

"BOK Puskesmas Tinada tahun 2018 yang terserap hanya 40 persen dari total Rp400 juta. Sisanya 60 persen lagi saya tidak tahu berada di mana," kata Kepala Puskesmas (Kapus) Tinada Sulastri Berutu saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Jumat (14/6).

Dia mejelaskan, aana BOK 40 persen yang terserap tersebut diperuntukkan untuk SPPD Posyandu ke Desa, kunjungan ibu hamil, pemberian makanan tambahan dan pemicuan stop buang air besar sembarangan (BABS).

Sulastri mengaku, pihaknya sudah empat tahun terakhir ini mengalami kesulitan untuk mendapat pencairan dana BOK Puskesmas. "Dulu masih enak, dana langsung ditransfer ke rekening Puskesmas, sekarang tidak lagi. Peraturan Kementrian Keuangan sudah empat tahun seperti ini, tidak pernah cair 100 persen," tuturnya.

Lebih lanjut, Sulastri Berutu menyatakan, untuk dana BOK tahun 2019 belum ada pencairan. Meski begitu, kegiatan sudah lakukan dan biayanya terpaksa ngutang.

"Sejauh ini SPPD buat rekan kerja saya yang turun ke desa-desa belum ada yang dibayarkan," katanya. (WES)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px