Log in

Serapan Dana BOK Puskesmas Singgabur 2018 Tak Maksimal

Gedung Puskesmas Singgabur Gedung Puskesmas Singgabur

Pakpak Bharat-andalas Penyerapan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas Singgabur, Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2018 yang bersumber dari APBN dinilai kurang maksimal. Pasalnya, dari Rp400 juta dana BOK yang terserap hanya 40 persen atau sekitar Rp160 juta.

"BOK Puskesmas Singgabur tahun 2018 terserap hanya 40 persen dari total Rp400 juta. Sisanya sekitar 60 persen lagi berada di rekening daerah," ungkap Kepala Puskesmas Singgabur Roinda Napitupulu saat dikonfirmasi wartawan di ruang rapat Puskesmas tersebut, Rabu (12/6).

Dana BOK 40 persen yang terserap tersebut diperuntukkan untuk SPPD Posyandu ke Desa, kunjungan ibu hamil dan pemicuan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Roinda mengaku, selama empat tahun terakhir proses untuk mendapat dana BOK Puskesmas mengalami kesusahan dari sebelumnya.

"Dulu masih enak karena langsung ke rekening Puskesmas, sekarang tidak lagi karena sudah melalui Dinas Kesehatan proses pencairannya. Peraturan Kementrian Keuangan sudah empat tahun seperti ini, nggak pernah cair 100 persen," tuturnya.

Ia mengakui, jumlah BOK yang diterima setiap Puskesmas di Kabupaten Pakpak Bharat berbeda-beda. "Paling sedikit Singgabur dengan Puskesmas Sibagindar, Kecamatan Salak, Sibande, Sukaramai hampir-hampir Rp 1 miliar karena jumlah penduduk mereka banyak," pungkasnya. (WES)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px