Log in

Sekda Siantar Bagi Proyek, Hukum Bertindak


Pematang Siantar-andalas Jika benar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematang Siantar, Budi Utari melakukan bagi-bagi proyek kepada rekanan, sebagaimana isu beredar, diminta agar hukum yang bertindak. Demikian dikatakan Kabag Humas Kota Pematang Siantar, Hamam Soleh saat dikonfitmasi andalas, melalui ponselnya, kemarin.

Pasalnya, kata Soleh menambahkan, mekanisme pembagian pekerjaan pemborongan, harus melalui lelang terbuka. Sebelum pelelangan dilakukan, juga sudah ada pengumuman. Jadi, sebagaimana kabar yang beredar itu, Sekda yang membagi, biarkan hukum yang bertindak. Sebab, jelas-jelas melanggar mekanisme yang ada."Itu kan, pelanggaran berat,"kata Soleh.

Cuma, sebut Soleh lagi, pihaknya membantah isu yang beredar tersebut."Saya tak yakin kebenaran isu itu,"katanya. Saat dipertegas andalas, barangkali Sekda Budi Utari memegang amanah Wali Kota Hefriansyah untuk membagi proyek kepada kroni-kroninya, Soleh membantah."Itu tidak ada. Tidak ada amanah dari wali kota soal itu,"tandas Soleh.

Bincang-bincang wartawan dengan sejumlah kontraktor di Kota Pematang Siantar, pekan lalu, terungkap mereka mendapat pekerjaan pemborongan dari orang dekat Sekda, Budi Utari. Selain itu, kepercayaan Sekda tersebut yang memberikan pekerjaan kepada mereka. Hanya saja sebut kontraktor tadi, orang kepercayaan tu, tak menyebut secara gamblang, yang menyuruhnya adalah Sekda.

Pengamatan wartawan sejak beberapa bulan terakhir, Sekda Budi Utari, pada setiap Sabtu, selalu ngopi bersama di salah satu warung kopi di Jalan Kartini kota itu, bersama orang kepercayaan tadi.
Diduga, beranjak dari situ, Sekda Budi Utari memercayai orang kepercayaan itu untuk membagi pekerjaan pemborongan tersebut kepada orang dekat wali kota.

Terpisah, pemerhati jasa konstruksi yang juga anggota DPRD Kota Pematang Siantar periode 2009-2014, Ir Rudolf Hutabarat mengatakan, jika benar Sekda melakukan bagi-bagi proyek, dirinya sangat menyesalkan tindakan tersebut,"tandasnya.

"Kita menyesalkan timdakan tersebut. Apalagi kondisi saat ini, menjamurnya pemborong dadakan di kota ini. Terlebih lagi di tengah banyaknya perusahaan yang dipinjam pengusaha dari daerah lain, mengerjakan proyek di kota ini,"sebut Rudolf. Mestinya, kata Rudolf menambahkan, pemerintak berkewajiban melakulan pembinaan terhadap perusahaan yang ada di daerah ini. "Kita kan, bayar pajak  situ, di sini, sebagai pendapatan untuk daerah ini,"katanya.(LS)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px