Log in

Satu PDP Covid-19 di Sergai Meninggal Dunia

Bupati Sergai Soekirman saat memberi keterangan kepada wartawan terkait meninggalnya satu PDP Covid-19 di kabupaten Sergai. Bupati Sergai Soekirman saat memberi keterangan kepada wartawan terkait meninggalnya satu PDP Covid-19 di kabupaten Sergai.

Sei Rampah-andalas Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Soekirman membenarkan satu warga Sergai kategori Orang Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 meninggal dunia, Minggu (5/4) lalu.

Hal tersebut disampaikan Soekirman yang juga Bupati Sergai saat menggelar konferensi Pers dengan sejumlah awak media di Rumah Dinas Bupati setempat di Sei Rampah, Senin (6/4). Soekirman menjelaskan kronologis awal PDP asal Sergai meninggal dunia tersebut.

Awalnya pasien dirawat di Rumah Sakit Tebing Tinggi, kemudian dirujuk ke RSUD Sultan Sulaiman. Karena belum memiliki peralatan lengkap, RSUD Sultan Sulaiman kemudian menerima pasien dan membawa pasien ke RS Martha Friska di Medan.

"Sampai saat ini hasil tes laboratorum belum diketahui, namun karena status pasien yang meninggal PDP maka harus dilakukan prosedur tetap (protap) sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kepada seluruh keluarga dan petugas medis yang mengurus PDP yang meninggal sekarang tetap dipantau atau orang dalam pemantauan (ODP) dan melakukan isolasi mandiri," kata Soekirman.

Soekirman mengatakan, anggaran yang dipergunakan Pemkab Sergai dalam menangani Covid-19 bersumber dari dana tak terduga sekitar Rp500 juta. Namun setelah ada Surat Edaran Mendagri, Pemkab Sergai akan melakukan refocusing dan realokasi APBD.

"Dari hasil refocusing dan realokasi APBD 2020, saat ini sudah tersedia dana tak terduga tambahan untuk percepatan penanggulangan Covid-19 yang akan dipergunakan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sergai sebesar Rp 15 miliar," ungkap Sokirman.

Sementara itu, jumlah ODP saat ini di Sergai ada 618 orang, sedangkan PDP ada 11 orang termasuk satu orang yang sudah meninggal dunia. "Yang positif sampai hari ini Alhamdulillah belum ada," tandas Soekirman.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sergai Soekirman kembali mengimbau masyarakat agar sementara waktu tetap di rumah atau mengurangi aktivitas di luar rumah. Bagi warga yang baru datang dari perantauan diminta agar melakukan irolasi mandiri selama 14 hari untuk memastikan tidak ada terjangkit Covid-19.

"Masyarakat jangan panik karena panik adalah setengah dari penyakit. Tetap tenang karena tenang adalah setengah dari kesembuhan, serta sabar karena sabar adalah proses penyembuhan," tegas Soekirman.

Pada kesempatan tersebut Bupati membagi masker kepada para Jurnalis agar dalam menjalankan profesinya tetap terlindungi dari penularan Covid-19. Sebab, menurut Sorkirman, Jurnalis adalah salah satu garda terdepan dalam diseminasi informasi penanggulangan Covid-19. (RYAD)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C