Log in

Richard Lingga Kecam Ketidakhadiran Pejabat Pemkab Dairi

BERSAMA - Perwakilan sekolah penerima bantuan komputer dan sarana internet diabadikan bersama Ketua PGTS Ramles M Silalahi dan Ketua Yadas Togam Gultom. BERSAMA - Perwakilan sekolah penerima bantuan komputer dan sarana internet diabadikan bersama Ketua PGTS Ramles M Silalahi dan Ketua Yadas Togam Gultom.

PGTS-Yadas Serahkan Bantuan Komputer SLTA Kawasan Danau Toba

Sidikalang,Sumatera Utara-andalas Perkumpulan Gaja Toba Semesta  (PGTS) yang merupakan gabungan alumni Institut Tekhnologi Bandung (ITB) asal kawasan Danau Toba  bekerjasama dengan Yayasan Dairi Saroha (Yadas) menggelar seminar motivasi diikuti siswa SMA/SMK  dari berbagai sekolah di Kabupaten Dairi, Karo, Taput, Tapteng, Tobasa, Simalungun, Humbahas, Pakpak Bharat dan Samosir di gedung Balai Karina Sidikalang, Senin (15/5).

Penasihat Yadas, yang juga mantan anggota DPRD Sumut, Richard Eddy M Lingga menyayangkan sikap Pemkab Dairi yang alpa pada acara tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah sudah sejatinya mengapresiasi yang penting dan terkait dengan upaya peningkatan kualitas SDM generasi muda bangsa tersebut. 

“PGTS dan Yadas datang untuk  menunjukkan bakti dan kecintaan kepada kampung halaman serta memberikan perhatian cukup berharga kepada anak bangsa. Namun, sangat disayangkan tak seorangpun pejabat Pemkab Dairi yang datang menghadiri acara ini,"kecam Richard. 

Pada kesempatan itu, 24 sekolah tingkat SMA/SMK se-kawasan Danau Toba mendapat paket bantuan , masing-masing 2 unit komputer, infokus dan sarana koneksi internet (modem). Seminar bertajuk ‘Membangun Generasi Muda Batak Sukses Dan Berkarakter Unggul’, menghadirkan pembicara dari PGTS.

Di antaranya Raden Pardede, Bob Foster Sinaga, Jonner Napitupulu, Omri Samosir, Ramles Manapang Silalahi. Sementara dari Yadas turut memberi motivasi, Jansen Sinamo, Togam Gultom dan lainnya yang membagikan pengalaman hidup dan kisah sukses kepada para siswa.

Ketua PGTS Ramles M Silalahi menyebut, anggota PGTS berasal dari kampung, kemudian meraih sukses dibidang masing-masing berkat keinginan dan cita-cita kuat diikuti cara belajar dan kerja keras. “Semua orang besar berangkat dari orang kecil,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Yadas Togam Gultom menyebut kerja sama dengan PGTS dilakukan karena kedua organisasi itu memiliki visi yang sama. Yadas sebagai organisasi menghimpun perantau asal Dairi terpanggil untuk berkontribusi membangun Kabupaten Dairi dan visi yang sama juga dimiliki PGTS dalam daerah jangkauan lebih luas yakni daerah kawasan Danau Toba.

Togam menyebut, dari program Yadas, tahun ini disediakan beasiswa bagi 20 orang siswa Dairi yang lulus ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dari keluarga kurang mampu.

Sedangkan, Gubsu diwakili Kapala Dinas Perhubungan Antony Siahaan mengapresiasi kegiatan dan kepedulian PGTS dan Yadas. Penyerahan paket bantuan ke sekolah-sekolah serta motivasi terhadap siswa merupakan bagian penting dalam membangun generasi muda bangsa.

Pascakegiatan dimaksud, siswa diharapkan akan memiliki etos dan semangat untuk mewujudkan impian. Disebutkan, pembentukan generasi muda bangsa yang handal dan berkarakter bukan semata-mata tugas pemerintah. Melalui kegiatan itu, PGTS dan Yadas telah mewujudkan sinergitas.(gol)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

25°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 98%

Wind: 6.44 km/h

  • 29 May 2017 30°C 24°C
  • 30 May 2017 31°C 24°C

Banner 468 x 60 px