Log in

Reses di Tebing Tinggi, Wali Kota Berharap Besar ke Sofyan Tan

DIALOG-Anggota DPR RI dr Sofyan Tan berdialog dengan Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan dan sejumlah pimpinan SKPD dalam rangkaian reses DIALOG-Anggota DPR RI dr Sofyan Tan berdialog dengan Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan dan sejumlah pimpinan SKPD dalam rangkaian reses

Tebing Tinggi-andalas Anggota DPR RI dari Komisi X dr Sofyan Tan lakukan Reses Masa Sidang I Tahun 2017/2018 di Tebing Tinggi. Beragam persoalan mulai dari pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) yang terkendala, koordinasi SMA/SMK yang semakin jauh, hingga tarif Tol Tebing Tinggi yang terlalu mahal.

Reses disambut langsung Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Ketua Komisi 3 DPRD Tebing Tinggi Pahala Sitorus, Kadis Pendidikan Pardamean, Kadis Perpustakaan dan Arsip Khairil Anwar dan sejumlah pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kantor Wali Kota Tebing Tinggi, Senin.

Umar mengatakan, sulitnya berkoordinasi sejak SMA/SMK diambilalih kewenangannya ke provinsi. Sebab perpanjangan tangan pemerintah provinsi untuk Tebing Tinggi berada di Sei Rampah, Serdang Bedagai. Jadi sering tidak sinkron ketika sudah berurusan dengan kebijakan di tingkat SMA/SMK. Sudah sepantasnya pemerintah provinsi mendelegasikan kewenangan tersebut ke kabupaten/kota. Agar bisa sinergis kembali kebijakan pendidikan di daerah."Ini mau upacara bendera 17 Agustus aja harus izin dulu ke sana (provinsi). Harusnya ada pendelegasian kewenangan dari provinsi ke kabupaten/kota," kata Umar.

Terkait PIP, menurutnya jumlah penerima di Tebing Tinggi masih relatif sedikit. Hanya sekitar 3.114 siswa SD dan SMP yang mendapatkannya. Padahal masih banyak siswa kurang mampu yang belum memperoleh. Umar pun meminta bantuan ke Sofyan Tan bagaimana cara menaikkan jumlah penerima PIP di Tebing Tinggi pada 2018.

Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP dr Sofyan Tan menyampaikan sejak 2015 ketika pertama kali menjabat sebagai anggota dewan, Wali Kota Tebing Tinggi yang pertama kali dikunjunginya. Sebab pemimpin di Tebing Tinggi dianggap memiliki visi yang sama dengannya dalam memajukan pendidikan. Saat itu sempat ditanya terkait sekolah di Tebing Tinggi yang perlu bantuan rehab atau pengadaan ruang kelas baru. Namun Kepala Dinas Pendidikan saat itu menyebutkan semua ruang kelas mereka masih bagus dan layak.

Namun jika tahun ini ada sekolah yang membutuhkan perbaikan, maka bisa diusulkan segera. Terutama terkait perpustakaan sekolah, Sofyan Tan meminta dinas pendidikan memberikan data sekolah mana saja yang perlu dibantu perpustakaannya.

Mengenai PIP yang belum bisa dicairkan, dia meminta agar dicatat BRI mana yang dianggap mempersulit. Karena sudah ada komitmen dengan BRI Wilayah untuk bisa segera memberikan informasi jika ada yang terhambat pencairannya. Sebab selama SK sudah keluar, PIP sudah bisa dicairkan segera.

Untuk tambahan alokasi PIP, Sofyan Tan menyatakan bisa mengalokasikan 2.000 siswa yang dianggap membutuhkan. Alokasi itu akan disiapkan untuk 2018. "Tambahan dari saya 2.000 PIP untuk Tebing Tinggi. Nanti Ibu Puan (Menko Kesra) yang datang kemari jika dia ada waktu," katanya.

Selain PIP, Sofyan Tan juga menyiapkan beasiswa bidikmisi sekitar 50 orang untuk mahasiswa berprestasi di Tebingtinggi. Namun dia berharap pendataannya harus tepat sasaran."Hanya ini yang paling berani saya pegang sesuai dengan komisi saya. Untuk masalah lain akan tetap saya sampaikan ke komisi lain yang mengurusnya," ujarnya.(SIONG)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

27°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 80%

Wind: 6.44 km/h

  • 21 Nov 2017 28°C 23°C
  • 22 Nov 2017 29°C 22°C

Banner 468 x 60 px