Log in

Ratusan Guru di Zona Merah Sinabung Tuntut Tunjangan Khusus

BERSAMA - Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Sekdakab Jernih Tarigan diabadikan bersama Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Edward Silaban dan Hana Ginting. BERSAMA - Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Sekdakab Jernih Tarigan diabadikan bersama Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Edward Silaban dan Hana Ginting.

Kabanjahe,Sumatera Utara-andalas Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara selaku lembaga negara yang mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun BUMN, Selasa (28/2) mengunjungi Kantor Bupati Karo.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Sumut, didampingi Edward Silaban (Asisten Pratama Ombudsman), Hana Ginting (Asisten Pratama Ombudsman), menjelaskan, kunjungan kerja tersebut sesuai dengan tugas konstitusinya untuk melihat tingkat kepatuhan Pemerintah Kabupaten Karo dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan klarifikasi terkait dengan laporan kelompok masyarakat.

Kunjungan Ombudsman disambut baik Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, didampingi Sekdakab Jernih Tarigan SH dan Asisten III (Administrasi) Mulianta Tarigan SSos, Plt Kadis Pendidikan Eddi Surianta Surbakti, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Saroha Ginting.

Turut hadir, Suharta Sembiring Kabid RR BPBD Kabupaten Karo, Natanail Perangin-angin Kabid Tanggap Darurat BPBD Karo, Jepta Tarigan Camat Payung, Jasa Surbakti Plt Kepala SMAN 1 Tiganderket, Muliana Br Surbakti Kepala SMAN 1 Simpang Empat, Pelin Sembiring mantan Kepala Desa Gurukinayan.

Pertemuan juga membahas masalah tunjangan khusus bagi tenaga kependidikan bertugas di daerah terkena bencana erupsi Gunung Sinabung dan klarifikasi terkait adanya laporan dari oknum masyarakat berinisial JS, mengenai masalah pergantian rumah dan lahan pertanian yang belum ditandatangani Kelompok Permukiman Petani (KPP).

Sesuai dengan juknis pemberian tunjangan khusus bagi guru dan tenaga kependidikan di daerah terkena dampak bencana, yang berhak mendapatkan tunjangan tersebut hanyalah guru yang mengajar di daerah bencana. Guru dan tenaga kependidikan yang mengajar di sekitar area zona merah Gunung Sinabung berkisar 650 orang."Namun, yang menerima tunjangan khusus hanya berkisar 165 orang,"tegas Saroha Ginting, mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo.

Kemudian Plt Kepala Dinas Pendidikan, Eddi Surianta menambahkan, saat ini pihak Dinas Pendidikan telah mengajukan surat ke Kementerian Pendidikan agar seluruh guru dan tenaga pendidikan bisa mendapatkan tunjangan khusus, melihat daerah tempat mengajar guru dan tenaga kependidikan ini berasal di daerah bencana.

Apabila dana belum mencukupi, Plt Kadis Pendidikan berharap agar penerimaan tunjangan khusus ini dilakukan Pemerintah Pusat secara bergantian agar nanti seluruh guru dan tenaga pendidikan di area bencana Gunung Sinabung bisa mendapatkan tunjangan khusus.

Ombudsman Perwakilan Sumut menyatakan, pihaknya akan membantu menyurati Kementerian Pendidikan agar permintaan Plt Kepala Dinas Pendidikan segera dipenuhi. Dia juga menegaskan, ternyata laporan dari beberapa kelompok guru mengenai tunjangan ini adalah, karena pelapor belum paham arti Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

Kemudian menyangkut laporan JS kepada Ombudsman, langsung ditanyakan pihak Ombudsman kepada mantan Kades Guru Kinayan dan Ketua Kelompok Permukiman Petani (KPP). KPP desa Gurukinayan menegaskan tidak ada masalah dengan JS masalah penandatanganan formulir guna pencairan dana ganti rumah dan lahan. "Hanya saja JS tidak berani meminta tanda tangan kepada saya,"tegasnya. (RTA)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 4.83 km/h

  • 17 Nov 2018 30°C 22°C
  • 18 Nov 2018 29°C 23°C

Banner 468 x 60 px