Log in
Wakapolda-SUMUT-v2.jpg

Rapat Konsultasi Pengadaan Lahan Capai Kesepakatan

Suasana rapat konsultasi publik rencana pengadaan lahan perluasan pelabuhan Kuala Tanjung Batu Bara di Balai Desa Kuala Indah berbuah kesepakatan, Kamis (13/2). Suasana rapat konsultasi publik rencana pengadaan lahan perluasan pelabuhan Kuala Tanjung Batu Bara di Balai Desa Kuala Indah berbuah kesepakatan, Kamis (13/2).

Perluasan Pelabuhan Kwala Tanjung

Batu Bara-andalas Rapat konsultasi publik rencana pengadaan lahan perluasan pelabuhan Kuala Tanjung Batu Bara, yang sempat tertunda pada Senin (10/2) lalu, kembali dilanjutkan, Kamis (13/2) di Balai Desa Kuala Indah dan mencapai beberapa kesepakatan.

Acara itu dilaksanakan Pemkab Batu Bara dan tim PT Prima Pengembangan Kawasan (PPK) dengan mendapat pengamanan dari puluhan personel Polres Batu Bara dan Koramil 02/Air Putih, yang dipimpin Kabag Ops Polres Batu Bara Kompol Rudi Chandra.

Agenda dari rapat tersebut yakni, melakukan pendataan pemilik lahan serta pengumpulan foto copy surat tanah warga yang terkena lokasi pengembangan pelabuhan oleh Pelindo dan Kuala Tanjung. Kemudian penentuan lokasi (Penlok) dan pengukuran lahan yang akan digunakan untuk pembangunan kantor Pelindo dan kasawan industri.

Hadir dalam rapat tersebut Ketua TBUPP Syaiful Syafri, pihak BPN Asahan, Kadis LH Iskandar, Asisten I Rusian Heri, Camat Sei Suka Adil Hasibuan, Manager Operasi dan Teknik PT PPK Budi Setiadi, Project Opis Kuala Tanjung Asih, Kapolsek Indrapura AKP Mitha Natasya, dan sekitar 300 warga Dusun I, II, III dan V Desa Kuala Indah.

Ketua TBUPP Syaiful Syafri yang membuka acara itu mengajak warga untuk bersyukur bahwa Batu Bara mendapat perhatian dari pemerintah Pusat dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Batu Bara.

Bupati Batu Bara Zahir, menurut Syaiful telah memikirkan dampak yang akan timbul kepada masyarakat dan telah mempersiapkan ide-ide untuk masyarakat Batu Bara. "Mari kita ikuti prosesi yang akan kita laksanakan, apabila tidak mengerti agar ditanyakan. Saya akan lapor kepada Bupati Batu Bara atas kegiatan ini," ujar Syaiful.

Hal senada disampaikan Asisten I Rusian Heri. Ia mengatakan, pembebasan lahan masyarakat yang terkena pengembangan pelabuhan Kwala Tajung akan dilakukan ganti untung, sesuai instruksi Presiden RI.

Manager Operasi dan Teknik PT PPK Budi Setiadi menjelaskan, manfaat pembangunan kepada masyarakat salah satunya ialah terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Sementara Kabag Ops Pores Batu Bara Kompol Rudi Chandra menghimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi atas isu-isu yang diciptakan oknum yang tidak bertanggung jawab. "Kami akan melakukan tindakan hukum bagi yang mengganggu ketertiban masyarakat," tegasnya.

Amos Hasibuan dan Eli Destari, mewakili warga yang hadir, berharap ganti rugi lahan harus sesuai dan warga yang terkena dampak ganti rugi agar dipekerjakan di perusahaan industri yang akan dibangun pada lahan tersebut. (SUSI/PR)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C