Log in

Praeses HKBP Distrik III Humbang Serukan Gereja Bermisioner

Praeses HKBP Distrik III Humbang saat melaunching tema Tahun 2020 Ulaon Zending di Gereja HKBP Pargodungan, Dolok Sanggul, Senin (13/1). Praeses HKBP Distrik III Humbang saat melaunching tema Tahun 2020 Ulaon Zending di Gereja HKBP Pargodungan, Dolok Sanggul, Senin (13/1).

Dolok Sanggul-andalas Di tengah kemajuan teknologi 4.0 yang disesaki derasnya arus informasi, gereja harus mengambil peran untuk bermisioner mengabarkan injil kepada umat Nasrani, mengingatkan kembali tugas dan peran gereja untuk mengabarkan kabar keselamatan.

"Gereja tidak boleh berdiam diri dan berpangku tangan menunggu umatnya, namun harus  mengunjungi umatnya dan mengingatkan agar teguh dalam iman," kata Praeses HKBP Distrik III Humbang Pdt Renova J Sitorus STh usai melaunching "Ulaon Zending 2020" di Gereja HKBP Pargodungan, Dolok Sanggul, Senin (13/1).

Pdt Renova Sitorus mengungkapkan, umat yang teguh dalam iman sudah pasti kuat dan tidak rapuh, tidak terpengaruh oleh kesenangan duniawi dan tidak terlindas oleh perkembangan zaman. Dia menguraikan, gereja zaman dulu sudah berbeda dengan sekarang, sehingga cara gereja untuk mengabarkan kabar baik dan menguatkan iman umatnya tentu berbeda mengikuti perkembangan zaman.

“Dulu para misioner gereja mengabarkan kabar baik (keselamatan) masih dibatasi ketertinggalan. Sehingga para misioner, disamping mengabarkan injil juga harus mengedukasi umatnya melalui pembangunan, pendidikan, rumah sakit dan sarana lainnya. Sekarang, zamannya tentu berbeda sehingga para misioner dituntut beradaptasi mengikuti perkembangan zaman dalam era digital,” pintanya.

Era digital saat ini, lanjut Pdt Renova, mengabarkan kabar baik tentu tidak hanya tugas para pendeta, sintua namun juga sangat dibutuhkan peran semua pihak dan umat beriman. “Melalui profesi masing-masing para umat beriman hendaknya turut mengabarkan kabar baik dan berperan aktif dalam ulaon zending,” ujarnya.

Sebelumnya, pada launching tema 2020 Ulaon Zending dilakukan ibadah syukur awal tahun 2020 di Gereja HKBP Pargodungan, Dolok Sanggul. Ibadah syukur awal tahun 2020 itu dihadiri para pimpinan gereja di daerah itu, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekda Humbahas, para OPD dan umat beriman dari berbagai gereja.

Pdt Dr Victor Tinambunan dalam siraman rohaninya menyampaikan, bahwa tantangan paling besar umat gereja saat ini adalah krisis ekologis. Krisis ekologis dapat dipicu dari berita hoaks, radikalisme, intoleransi, narkoba dan lainnya. “Jika iman tidak kuat, maka umat gereja akan rapuh dan sangat mudah jatuh kedalam dosa,” ujarnya.

Dengan tantangan tadi, kata Pdt Victor, jemaat gereja tidak boleh pasrah namun membuat gebrakan keluar dari situasi yang menyesatkan. “Mengabarkan kabar baik memang tidak selalu mudah, namun penuh dengan tantangan. Baik dari dalam diri maupun dari luar. Dalam situasi seperti ini gereja harus mengabarkan kabar baik secara seimbang dalam perbuatan dan perkataan,” pungkasnya.

Sementara, Pdt Dr Ir Frits Sihombing memaparkan bahwa logo Zending tahun 2020 ada enam simbol yakni, Salib Kristus, Garis Paranada, Warna Biru, Simbol Sinyal, Kumpulan Orang-orang, dan Merpati.

Logo zending 2020 menggambarkan dan menjelaskan, pertama, reposisi Allah di dalam Yesus Kristus menjadi kabar gembira dan pusat kehgidupan dunia. Kedua, gereja dimampukan oleh Roh Kudus unutk berubah dan mereposisi pewartaan kabar gembira agar sampai dan menjawab kebutuhan. Ketiga, reposisi pewartaan kabar gembira harus mempertimbangkan konteks, termasuk revolusi industri 4.0 dalam menghyadirkan damai sejahtera dan suka cita. Tema launching Ulaon Zending, Reposisi Pekabaran Injil (Ibrani 1: 1-3). Sub Thema Bagaimana Kita menyanikan Nyanian Tuhan di Negeri Asing (Mazmur 137:4) (AND)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px