Log in

Pengesahan PAPPBD Dairi TA 2018 Tak Dihadiri Bupati


Sidikalang,Sumatera Utara-andalas DPRD Kabupaten Dairi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Dairi tahun anggaran 2018 menjadi Peraturan Daerah (Perda). Pengesahan Ranperda digelar dalam sidang paripurna dewan dipimpin Ketua DPRD, Sabam Sibarani didampingi Wakil Ketua, Togar Pasaribu, Senin (24/9).

Meski demikian, agenda tersebut berlangsung tanpa kehadiran Bupati maupun Wakil Bupati Dairi dan hanya mengutus Sekretaris Daerah (Sekda) Sebastianus Tinambunan didampingi Staf Ahli Bupati, Marisi Sianturi serta Asisten Pemerintahan, Ramland Sitohang.

Sebelum enam fraksi di DPRD Dairi menyampaikan, pandangan akhir fraksi terhadap nota pengantar Bupati Dairi tentang Ranperda P-APBD TA 2018. Sejumlah anggota dewan di antaranya Subhan Manik  dari fraksi PAN, Markus Sinaga dari Fraksi Gerindra sempat mempertanyakan legalitas Sekda menghadiri sidang paripurna dimaksud.

Kedua legislator itu menyebut, dokumen yang akan ditandatangani sangat penting dan merupakan tanggung jawab kepala daerah atau bupati. Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Sabam Sibarani memberikan argumen, nanti Sekda hanya akan memberikan paraf dan bukan tanda tangan pada dokumen keputusan bersama.

Sekda Sebastianus Tinambunan menyampaikan permohonan maaf karena sidang yang penting itu tidak dihadiri bupati maupun wakil bupati. Menurutnya, Bupati Johnny Sitohang sedang ada tugas luar. Sementara Wakil Bupati Dairi di saat bersamaan membuka Pesta Budaya Njuah-Njuah 2018 di Gedung Nasional Djauli Manik.

Selanjutnya sidang dilanjutkan, enam fraks di DPRD Dairi yakni Fraksi PDIP, Hanura, Gerindra, PAN, NasDem serta Fraksi Golkar dalam pandangan akhir fraksi menyatakan, menyetujui Ranperda P-APBD TA 2018 untuk disahkan menjadi peraturan daerah (Perda) dengan mengemukakan sejumlah saran.

Fraksi PDIP dalam pendapat akhirnya yang dibacakan, Halvensius Tondang menyoroti besarnya selisih penggunaan anggaran (SiLPA) tahun berkenan. Menurut fraksinya kondisi sedemikian akan berdampak pengurangan dana alokasi umum (DAU) tahun berikutnya. Sekaitan itu ke depan eksekutif diharapkan untuk agar lebih mengoptimalkan serapan anggaran.

Sementara terkait kondisi layanan Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Sidikalang, Fraksi Hanura, PDIP, Gerindra, NasDem dan PAN, senada menyebut, layanan di fasilitas dimaksud sangat buruk dan menyampaikan desakan kepada Pemkab Dairi untuk segera melakukan perbaikan, termasuk dalam hal ketersedian obat-obatan.

Sebastianus Tinambunan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada legislatif yang sudah memberikan masukan serta saran untuk perbaikan kinerja eksekutif. Disampaikan, dana P-APBD 2018 lebih kurang Rp34 miliar akan diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur guna mempercepat kesejahteraan masyarakat di kabupaten dimaksud.(GOL)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px