Log in

Pemkab Dairi Akan Rampingkan OPD

WAKIL Bupati Dairi Jimmy AL Sihombing didampingi Sekda Sebastianus Tinambunan menyerahkan Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 7 tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah kepada Wakil Ketua DPRD Togar Pasaribu dan St Ir Benpa Hisar Nababan. andalas/parulian nainggolan WAKIL Bupati Dairi Jimmy AL Sihombing didampingi Sekda Sebastianus Tinambunan menyerahkan Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 7 tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah kepada Wakil Ketua DPRD Togar Pasaribu dan St Ir Benpa Hisar Nababan. andalas/parulian nainggolan

Hemat Anggaran Rp8,5 M

Sidikalang-ndalas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi akan melakukan evaluasi dan penataan struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Restrukturisasi kelembagaan diharapkan mampu meningkatkan kualitas kinerja sekaligus efesiensi anggaran. Langkah ini akan menghemat anggaran Rp8,5 miliar per tahun.

Hal itu disampaikan Bupati Dairi dalam Nota Pengantar atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Perda Nomor 7 tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Kabupaten Dairi, dibacakan Wakil Bupati Jimmy AL Sihombing dalam sidang paripurna yang dipimin Wakil Ketua DPRD Dairi Togar Pasaribu dan St Ir Benpa Hisar Nababan di gedung DPRD Dairi, Jalan SM Raja, Sidikalang, Jumat (23/8).

Dalam rancangan Perda tersebut, OPD yang saat ini berjumlah 21 dinas akan digabung dan dirampingkan menjadi 16 dinas, 6 badan akan dipangkas menjadi 5. Sementara Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik akan beralih status menjadi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik merujuk pada Peraturan Menteri Nomor 11 tahun 2019 tentang Perangkat Daerah.

Kebijakan itu berdampak pada efesiensi jabatan struktural sebanyak 43 jabatan yakni, 36 jabatan eselon II menjadi 30,  jabatan eselon III dari 154 menjadi 139, dan jabatan eselon IV dari 441 menjadi 419.

Sementara anggaran yang terhemat yakni efesiensi tunjangan jabatan per tahun sebesar Rp481.560.000, efesiensi tambahan penghasilan jabatan struktural per tahun sebesar Rp1.908.000.000 juta, dan operasional kantor akan terhemat sebesar Rp6.191.401.100 per tahun.

Rancangan penataan OPD tersebut bertujuan untuk menghindarkan tumpang tindih tugas dan kewenangan karena diakui masih terdapat tugas dan kewenangan yang seharusnya dapat dikerjakan satu perangkat daerah tetapi dikerjakan oleh dua perangkat daerah.    

Disebutkan, melalui efektifitas dan efesiensi perangkat daerah akan menghasilkan kualitas kinerja dan penghematan anggaran diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Berharap, DPRD Dairi melakukan pembahasan lanjutan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tersebut hingga kemudian bisa disetujui dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Dairi. (GOL)

 

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px