Log in

Pedagang Pasar Simpang Empat Asahan Menolak Direlokasi

Puluhan pedagang yang menolak untuk direlokasi ke Pasar Desa yang telah disediakan pihak Pemerintah Kecamatan Simpang Empat Asahan Puluhan pedagang yang menolak untuk direlokasi ke Pasar Desa yang telah disediakan pihak Pemerintah Kecamatan Simpang Empat Asahan

Simpang Empat-andalas Penertiban pedagang yang membuka lapak dagangan di Pasar Simpang Empat, Jalan Perintis, Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat oleh Satpol-PP Kabupaten Asahan nyaris ricuh, Kamis (12/12). Pasalnya, pedagang menolak direlokasi ketempat yang telah disediakan pemerintah kecamatan setempat.

"Kami pedagang bersedia direlokasi dalam tempo 1 x 24 jam apabila ada pasar yang dikelola pemerintah. Itu permintaan kami," ujar Anggiat Siregar, ketua Asosiasi Pedagang Pasar Simpang Empat saat ditemui andalas di lokasi pasar.

Anggiat mengatakan, sebelum ada pasar yang dibangun pihak swasta di depan maupun di belakang pasar Simpang Empat ini, para pedagang tidak pernah diganggu gugat pihak pemerintah kecamatan.

Anggiat kembali menegaskan akan memerintahkan semua pedagang untuk menutup pasar dan siap direlokasi. "Namun dalam hal ini saya lihat ada apa dengan permainan ini, sebelum ada pasar di sana dan di sini , pasar ini belum pernah diganggu gugat, aman-aman aja kok," jelas Anggiat.

“Jadi kalau memang toh juganya di sana swasta di sini swasta, yah kami tetap bertahan di sini. Ini masalah perut, masalah hidup yang kami biayai anak dan keluarga kami banyak," terangnya.

Sementara Camat Simpang Empat Armansyah di lokasi penertiban pedagang Pasar Simpang Empat menjelaskan, persoalan ini sudah berulang kali diupayakan dengan jalan musyawarah agar pedagang yang membuka lapak dagangan di jalan tersebut mau direlokasi ke tempat yang telah disediakan.

Namun sebelum ada wacana perelokasian terhadap para pedagang tersebut, pihak kecamatan sudah berulangkali meminta kepada pengelola pasar desa untuk segera mengurus ijin resmi soal pasar desa ini.

"Namun pengurusan ijin tersebut sudah dua tahun saya bertugas belum juga memiliki ijin dan bahkan kegiatan pasar desa semakin tidak terkendali seperti parkir tidak pada tempatnya dan sampah tidak terkendali sehingga mengganggu lalu lintas dari dan menuju Kota Tanjung Balai," kata Camat. (FAS)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C