Log in

Parit Jalan di Kabanjahe Tetap Tersumbat

BERSIHKAN - Camat Kabanjahe, Frans Leonardo Surbakti, Kabid Lingkungan Hidup Hotman Brahmana, Dinas PUPR Kabupaten Karo dan Dhearma Natanael Sinuhaji Kepling IX Kelurahan Gung Leto serta petugas mobil Damkar saat berupaya membersihkan parit jalan tersumbat. BERSIHKAN - Camat Kabanjahe, Frans Leonardo Surbakti, Kabid Lingkungan Hidup Hotman Brahmana, Dinas PUPR Kabupaten Karo dan Dhearma Natanael Sinuhaji Kepling IX Kelurahan Gung Leto serta petugas mobil Damkar saat berupaya membersihkan parit jalan tersumbat.

Walau Sudah Gotong Royong dan Kerahkan Damkar

Kabanjahe,Sumatera Utara-andalas Menyikapi keluhan warga terkait banjir yang kerap terjadi setiap hujan, tepatnya di depan Gang Ginting Sienterem, Jalan Kapten Selamat Ketaren Kabanjahe, Camat Kabanjahe, Frans Leonardo Surbakti, SSTP dan Kabid Lingkungan Hidup Hotman Brahmana dan Dinas PUPR Kabupaten Karo respon keluhan warga dengan bergotongroyong.

Nilai gotong royong da­lam kehidupan bermasya­rakat, diakuinya merupakan salah satu paktor utama keber­hasilan pembangunan tidak hanya sebatas mem­bersihkan lingkungan, tetapi dapat diaplikasikan pada ke­giatan sosial kemasyarakatan lainnya, ujar Frans Leonardo Surbakti SSTP dan Kabid Lingkungan Hidup Hotman Brahmana dan Dhearma Natanael Sinuhaji Kepling IX Kelurahan Gung Leto, kepada wartawan, Selasa (13/3) di sela-sela gotong royong.

Sesuai instruksi Bupati Karo terkait keluhan warga karena banjir kerap terjadi setiap hujan, hari ini dilaksanakan gotong royong bersama untuk membersihkan parit jalan yang tersumbat. Air meluber ke badan jalan akibat drainase (parit jalan) tidak berfungsi masimal. “Untuk itu, parit jalan ini harus dibersihkan dari limbah dan sampah warga yang menyumbat parit jalan,” ujarnya.

Namun setelah beberapa di cek ke bawah gorong-gorong persimpangan Jalan Kapten Selamat Ketaren ke Gang Ginting Sienterem ternyata parit jalan sudah tertimbun beragam material limbah, sehingga sulit diangkat atau dibersihkan mengingat di atas gorong-gorong yang panjangnya sekitar 20 meter sudah di aspal hotmik serta menyatu dengan coran semen di depan rumah warga diatas parit jalan. "Tentunya, rehabilitasi parit jalan ini harus di anggarkan di PAPBD Karo tahun anggaran 2018 nanti," ujarnya.

Ditambahkan, Kabid Lingkungan Hidup Hotman Brahmana, walaupun sudah di tembak dengan air pemadam kebakaran, namun gorong-gorong tetap tersumbat. “Dua kali mobil Pemadam Kebakaran Pemkab Karo bolak-balik menembakkan air di bawah gorong-gorong sejajar parit jalan yang tersumbat namun tetap tidak bisa membongkar limbah sampah,”katanya.

Petugas kita dari Dinas Lingkungan Hidup juga sudah berupaya membersihkan parit jalan, namun persis dibawah gorong-gorong tidak bisa dijangkau karena gorong-gorong yang menyatu dengan coran semen milik warga.

“Parit jalan ini harus dibongkar untuk selanjutnya ditinggikan dari sebelumnya. Sehingga ruang gerak arus air dibawah gorong-gorong semakin luas, otomatis parit jalan ini berfungsi dengan baik,” tuturnya. (RTA)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 23 Sep 2018 30°C 22°C
  • 24 Sep 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px