Log in

Optimalisasi TP4D, Bupati Karo Apresiasi Imbauan Kajatisu

BUPATI Karo Terkelin Brahmana duduk bersebelahan dengan Bupati Simalungun JR Saragih. BUPATI Karo Terkelin Brahmana duduk bersebelahan dengan Bupati Simalungun JR Saragih.

Kabanjahe,Sumatera Utara-andalas Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Fachruddin Siregar SH MH mengimbau seluruh kepala daerah agar bersinergi dalam membangun Sumatera Utara yang bebas korupsi, kolusi dan nepotisme. Kalau kita hanya berjalan masing-masing tanpa bersinergi maka pembangunan di Sumut tidak akan berhasil sesuai dengan harapan kita.

Imbauan tersebut disampaikan Kajati Sumut pada acara Focus Group Discussion (FGD) tentang optimalisasi fungsi TP4D dalam komitmen membangun Sumut di Hotel Grand Aston City Hall Medan, Rabu (16/1) yang turut dihadiri Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH dan Kepala Inspektorat Kabupaten Karo, Philemon Brahmana SH.

Kajatisu mengajak seluruh kepala daerah untuk bersama-sama membangun Indonesia melalui Sumatera Utara sesuai dengan peraturan perundangan-undangan, Kejaksaan tentunya menyiapkan diri untuk mendorong pembanguan sehingga masyarakat terlayani dengan baik dan pembangunan berjalan dengan memilah pelanggaran hukum yang bersifat administratif, diskresi serta pidana.

Fachruddin juga menyoroti pembangunan di Sumut yang jika dibandingkan dengan daerah lainnya sudah jauh tertinggal. Hal ini terjadi, karena kurangnya pengawasan dan sinergi. Kejaksaan sebagai salah satu lembaga penegak hukum siap membantu dengan dibentuknya Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4D).

Kehadiran TP4D dalam mengawal pembangunan diharapkan dapat mempercepat terealisasinya anggaran yang telah direncanakan sebelumnya. Itu sebabnya, kata Fachruddin, setiap kali membuat perencanaan pembangunan perlu sinergitas antara APBN dan APBD terutama dalam perencanaan pembangunan infrastruktur.

Masih banyaknya keluhan kepala daerah dalam penyerapan anggaran, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Leo Simanjuntak SH MH menyampaikan, ayo kawal uang rakyat untuk mewujudkan pembangunan zero korupsi

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH didampingi Kepala Inspektorat Philemon Brahmana SH yang turut hadir di acara itu, mengaku mengapresiasi pencerahan dan imbauan Kajatisu.

Menerjemahkan arahan Kajatisu Fachruddin Siregar SH, dalam FGD, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan, semisal di Pemkab Karo, terkait perencanaan pekerjaan bersumber dari APBD, APBD Provinsi maupun APBN, agar melibatkan Kajari Karo dalam hal ini Pengawalan dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D mulai sejak perencanaan, jangan diakhir baru dilibatkan.

Hal yang sama Kajari maupun TP4D jika diajak Pemkab jangan pernah menolak. Apabila dilibatkan dalam tahap perencanaan oleh Pemda. Begitu juga ada tamu dari dari pusat jika diundang, dampingi bupati, dengan tujuan apabila dari pihak pemerintah pusat menanyakan masalah hukum, di sinilah peran Kajari, sebab di antara sekian kepala daerah, bisa saja belum mengerti hukum.

Bupati mengimbau pimpinan OPD jajaran Pemkab Karo yang terlibat Panitia Anggaran di Pemkab Karo, agar melaksanakan arahan dan imbauan Kajatisu tersebut, supaya tim anggaran melibatkan TP4D sejak tahap perencanaan, untuk menghindari dan mengurangi permasalahan hukum di kemudian hari.

"Pimpinan OPD jangan alergi dengan TP4D, karena pelaksanaannya di lapangan TP4D adalah menjaga dan menegakkan kewibawaan pemerintah daerah dan negara serta melindungi kepentingan masyarakat serta menciptakan kondisi yang mendukung dan mengamankan pembangunan,"kata bupati. (RTA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px