Log in

Oknum Pembeking CPO Ilegal di Labusel Segera Ditindak

CPO - Sejumlah truk beberapa hari lalu terlihat berhenti diduga mengurangi muatan CPO di wilayah Labusel CPO - Sejumlah truk beberapa hari lalu terlihat berhenti diduga mengurangi muatan CPO di wilayah Labusel

Rantau Prapat,Sumatera Utara-andalas  Polres Labuhanbatu akan melakukan tindakan tegas bagi setiap oknum yang diduga menjadi pembeking kegiatan operasi penampungan CPO berpola 'layar tancap' diduga ilegal di wilayah Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Demikian dikatakan Kasat Reskrim Polres Labuhan Batu, AKP Teuku Fathir Mustafa via pesan singkat, saat ditanya tanggapannya sekaitan masih beroperasinya usaha ilegal tersebut, Senin (16/5).

Jika benar ada oknum polisi yang berani membekingi usaha melanggar peraturan itu, pihaknya tidak segan-segan memberikan tindakan tegas bagi petugas yang bertindak berbau pidana.

"Saat ini masih kita lidik dilapangan untuk kegiatannya. Mengenai keterlibatan oknum akan kita dalami informasi ini. Apabila ditemukan tindak pidana, siapapun yang membekingi akan kita tindak tegas," sebut AKT Teuku Fathir Mustafa.

Sejak awal, jajarannya sudah melakukan lidik terkait mengetahui kebenaran keberadaan penampungan CPO ilegal di pinggir Jalinsum itu. Sebab, pengakuan itu sudah diutarakannya beberapa hari sebelumnya. "Anggota sudah turun untuk lidik di lapangan, terima kasih infonya," ujarnya melalui pesan singkat pada Kamis, 5 April 2018 lalu.

Sementara, Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw maupun Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting ketika dimintai komentar melalui pesan singkat WhatsApp terkait kegiatan CPO ilegal itu, Senin (16/5) keduanya belum memberikan tanggapan.

Informasi dirangkum dari sejumlah sumber, seorang oknum petinggi di jajaran Polres Labuhanbatu disebut-sebut diduga berada di belakang mafia CPO bermodus 'layar tancap'. Maka, kegiatan itupun masih berlangsung hingga beberapa hari lalu.

Diketahui, sejak beberapa bulan lalu, oknum tidak dikenal mendirikan gudang penampungan CPO yang diduga tidak berijin di Desa Sosopan, Kecamatan Kota Pinang dekat tower tidak jauh dari rumah dinas Wakil Bupati Labusel.

Satunya lagi di sekitaran Kandang Motor Dusun Cikampak, Desa Aekbatu, Kecamatan Torgamba. Disana disebut-sebut dijadikan sebagai lokasi pengumpul CPO yang diambil dari truk tangki berasal dari Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas.

"Kalau yang di Cikampak Kandang Motor itu hanya mengumpul saja, setelah banyak baru dijemput mobil tangki yang dari Sosopan. Kadang buka terkadang tidak," ujar JS (48) dan NG (36) warga Kotapinang beberapa waktu silam.

Khusus di wilayah Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang tersebut, sejumlah orang tidak dikenal dalam beraksi menyetop truk tangki biasanya dimulai sejak pukul 14.00 WIB hingga menjelang dini hari.

Selain itu, data yang diperoleh juga menyebutkan, mayoritas truk tangki pengangkut CPO berasal dari angkutan CVB dengan muatan hasil olahan pabrik kelapa sawit milik salahsatu perusahaan perkebunan yang beroperasi di Hutalombang, Gunung Tua, Palas.

 Ditambahkan sejumlah sumber, truk tangki bermuatan CPO yang telah dikurangi isi muatannya dengan dugaan tidak memiliki ijin itu, seyogyanya akan mendistribusikannya ke salah satu pabrik olahan di sekitaran Kelurahan Sisumut, Kecamatan Kotapinang, Labusel. (tim)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

27°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 82%

Wind: 11.27 km/h

  • 23 Apr 2018 30°C 23°C
  • 24 Apr 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px