Log in

Meninggi, Ancaman Banjir Lahar Dingin Sinabung

BUPATI Karo Terkelin Brahmana saat meninjau jembatan “Titi Kambing” desa Perbaji yang rusak akibat terjangan lahar dingin Sinabung BUPATI Karo Terkelin Brahmana saat meninjau jembatan “Titi Kambing” desa Perbaji yang rusak akibat terjangan lahar dingin Sinabung

Pembangunan Sabo Dam Perlu Dipercepat

Kabanjahe,Sumatera Utara-andalas Banjir lahar dingin Gunung Sinabung memiliki sifat merusak. Selain itu, banjir jenis ini pun memicu tingginya erosi di bantaran sungai yang dilalui banjir lahar. Tidak aneh fondasi jembatan terancam tergerus akibat terjangan banjir lahar dingin. Pada kemiringan lereng curam, mengalirnya banjir lahar ke arah dataran lebih rendah berlangsung sangat cepat. Daya kikis atau daya tumbuk arus banjir lahar terhadap tepi sungai akan semakin kuat.

Hal itu dikatakan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, saat turun ke lapangan melihat jembatan “Titi Kambing” yang menjadi DAS Lau Borus, fondasinya terancam roboh akibat tergerus terjangan lahar dingin Sinabung, Kamis (20/4).

“Untuk itu, masyarakat diminta berhati-hati, bila setiap hujan, ancaman banjir lahar dingin Sinabung semakin tinggi. Tentunya, daerah-daerah yang sering menjadi langganan aliran lahar dingin Sinabung harus ekstra hati-hati,” ujar Bupati Karo.

Apalagi laharan itu turut disertai sejumlah material bongkahan kayu, batu dan pasir dalam jumlah yang cukup besar. Memang lahar dingin Gunung Sinabung terkadang menjadi ancaman bagi warga di tepi bantaran. Namun, di sisi lain menjadi berkah luar biasa bagi warga yang juga menjadi penambang pasir.

Pada kesempatan itu, Bupati Terkelin Brahmana minta Balai Wilayah Sungai (BWS) II, yang juga kebetulan sedang di lapangan melihat dampak-dampak laharan sepanjang DAS Lau Borus di Desa Perbaji Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, mempercepat penanganan kerusakan jembatan di Desa Perbaji, mengingat hal itu kebutuhan penting bagi warga desa sebagai jalur transportasi produk pertanian.

Di pinggir sungai, Bupati Karo langsung menginstruksikan keinginan warga Desa Perbaji ke pihak BWS. Yudha Siagian dari BWS II bersama rekanan kontraktor Agung Nugroho yang kebetulan sedang survei di lapangan menyambut baik instruksi dan harapan Bupati Karo. Benar, kami akan secepatnya perbaiki, mungkin Senin depan sudah dimulai. Diminta agar masyarakat setempat turut berpartisipasi membantu perbaikan itu.

Kepala Desa Perbaji Martin Ginting menyampaikan terima kasih kepada Bupati Karo, karena keluhan mereka langsung direspon bupati. Kecepatan Bupati Karo langsung datang ke lokasi ini saja, sudah menghibur hati kami, apalagi tadi solusinya juga telah ada. "Senin depan pihak BWS langsung memperbaiki kerusakan tersebut,"pungkasnya.Khusus jembatan “Titi Kambing” bulan depan sudah dikerjakan. BWS akan membangun  jembatan sebanyak enam titik, namun dua titik akan dibangun di Desa Perbaji yang sudah rusak.

Terkelin menyarankan juga agar BWS bekerjasama dengan muspika untuk pembuatan jembatan sementara dengan melibatkan unsur TNI, kepolisian dan camat serta masyarakat agar bergotong-royong membangun jembatan, sebelum jembatan permanen dibangun Mei nanti.

Sebelumnya sebagaimana diberitakan andalas, aktivitas Gunung Sinabung yang kerap meletus menimbulkan peningkatan banjir lahar dingin di hulu. Akibatnya, daerah hilir sering menjadi tempat limpahan banjir lahar dingin. Maka dari itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana desak pemerintah pusat khususnya Kementerian PUPR, mempercepat pembangunan Sabo Dam sebagai solusi pengendalian banjir lahar dingin di Sinabung agar tidak lagi merugikan masyarakat di kaki gunung.(RTA)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

25°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 93%

Wind: 6.44 km/h

  • 25 Jun 2017 29°C 23°C
  • 26 Jun 2017 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px