Log in

Masyarakat Keluhkan Kerusakan Jalan

Reses-Wakil Ketua DPRD Langkat Dony Setha saat menggelar reses Reses-Wakil Ketua DPRD Langkat Dony Setha saat menggelar reses

Dony Setha Reses di Desa Lama, Sei Lepan

Sei Lepan-andalas Warga Kecamatan Sei Lepan mengeluhkan buruknya kondisi jalan, sehingga mengganggu perekonomian mereka. Keluhan itu terungkap dari acara reses antara masyarakat dengan anggota (Wakil Ketua) DPRD Langkat, Dony Setha SE SH MH yang digelar di kantor Desa Lama, Kecamatan Sei Lepan, kemarin.

Dalam acara tersebut, Kepala Desa Lama, Jumin mengharapkan, perlunya pembangunan infrastruktur jalan untuk menunjang perekonomian masyarakat, karena banyaknya akses jalan ke perkebunan rusak, sehingga menurunkan harga hasil perkebunan masyarakat.

Karena itu, masyarakat berharap agar para wakil rakyat, terutama Wakil Ketua DPRD Langkat, Dony Setha menyikapi keluhan tersebut, sehingga hasil bumi masyarakat bisa dijual dengana harga tinggi.

Selain itu, masyarakat juga berharap perbaikan sekolah, karena banyaknya sekolah yang rusak dan harus segera diperbaiki serta perbaikan sarana irigasi dan tanggul penahan banjir, karena banjir kerap datang menerjang setiap tahun di saat datangnya musim penghujan.

Yang tak kalah pentingnya, masyarakat juga mengeluhkan pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Langkat terkait dengan pembuatan KTP dan KK. Yang dikeluhkan masyarakat, blanko KTP katanya kosong, jadi tidak bisa langsung mencetak KTP, tapi kalau dikasih uang, KTP pun langsung dicetak.

“Ya, berarti, blanko KTP ada, tapi mesti ‘disiram’ dulu baru bisa dicetak. Itulah yang dikecewakan masyarakat. Maunya janganlah seperti itu,” ujarnya. Hal sama dikatakan Camat Sei Lepan, Faizal Rizal Matondang SSos MAP. Karena itu, masyarakat butuh ‘ketulusan’ Pemerintah untuk membantu dan melayani masyarakat.

Menanggapi keluhan tersebut, Dony Setha pun meminta kesadaran semua pihak agar segera merubah manset ke depan.  Untuk Pemerintah dan para pemimpin, jadilah pelayanan yang baik bagi masyarakat. Sedangkan, untuk masyarakat, jangan sungkan untuk bertanya serta membangun silaturahmi dan sinergitas dengan pemerintah. Selain itu, ikuti perkembangan zaman dan jangan malas dan malu untuk belajar, belajar dan belajar, sebab belajar pada dasarnya tidak mengenal batas usia.

Lebih lanjut, dia pun berjanji akan menyikapi keluhan masyarakat tersebut dengan memanggil pihak- pihak yang terkait, seperti Dinas PUPR Langkat, Dinas Pertanian Langkat, Dinas pendidikan Langkat dan Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil Langkat.

Lalu, saat memilih pemimpin, jangan berorientasi kepada uang, sebab uang bukanlah segala-galanya. Bayangkan saja, kalau hanya karena uang Rp50 ribu kita harus memilih si A untuk jadi pemimpin, padahal kita tahu dia tidak memiliki kemampuan untuk itu.

“Untuk itu, abaikan uang Rp50 ribu itu dan pilihlah pemimpin yang sesuai dengan hati nurani kita. Lebih dari itu pilihlah pemimpin yang kita yakini memiliki kemampuan dan moral yang baik,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris APDESI Sumut, Kusbiantoro, para kepala desa beserta para Babinsa, Bhabinkamtibmas, para tokoh masyarakat dan para pemuka agama se-Kecamatan Sei Lepan. (BD)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 20 Nov 2017 29°C 22°C
  • 21 Nov 2017 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px