Log in

Masyarakat Butuhkan Ruang Terbuka Hijau

Kompak-Bupati Bojonegoro Suyoto dan Bupati Karo Terkelin Brahmana terlihat kompak di ruang kerja Bupati Bojonegoro beberapa waktu lalu. Kompak-Bupati Bojonegoro Suyoto dan Bupati Karo Terkelin Brahmana terlihat kompak di ruang kerja Bupati Bojonegoro beberapa waktu lalu.

Bupati Minta Masuk Kawasan Taman Mejuah-Juah Digratiskan

Berastagi,Sumatera Utara-andalas Bupati Karo Terkelin Brahmana SH minta masuk kawasan Taman Mejuah-Juah Berastagi digratiskan. Ruang Terbuka Hijau (RTH) dsangat dibutuhkan warga karena memberi manfaat ekologi, sosial, budaya, ekonomi, dan estetika. 

RTH dan taman kota di bangun dengan maksud menciptakan titik keramaian baru dan sebagai tempat warga berekspresi dan bersosialisasi, dan akan terwujud suasana suatu kota dan diharapakan dapat mendukung terhadap kemajuan pariwisata Kabupaten Karo, khususnya Berastagi. Ada beberapa jenis kawasan hijau, yakni pertamanan kota, hutan kota, rekreasi kota, kegiatan olah raga.

"Untuk itu, masuk kawasan Taman Mejuah-Juah agar digratiskan saja," ujar Bupati Karo Terkelin Brahmana, saat meninjau persiapan pelaksanaan Pesta Budaya Mejuah-Juah di Komplek Open Stage Taman Mejuah-Juah Berastagi, Rabu (11/10).

Tentunya, harus melalui pencabutan Perda No 5/ 2012 demi kepentingan masyarakat umum memanfaatkan Taman Mejuah-juah sebagai ruang terbuka hijau. Kita bisa lihat, Taman Mejuah-juah yang sedang ditata saja banyak masyarakat yang masuk bisa bersosialisasi dan berinteraksi. "Belum selesai saja, sudah banyak orang yang nongkrong dan berselfie-selfie di taman kita ini, apalagi bila masuk digratiskan, tentunya masyarakat lebih ramai lagi masuk kawasan Taman Mejuah-juah,” ujarnya.

Namun demikian, Terkelin Brahmana mengingatkan, bahwa penataan ruang terbuka hijau haruslah sejalan dengan visi pembangunan di bidang lain. "Saat kita menata kawasan Taman Mejuah-Juah, harus melihat hal-hal lain seperti, sistem drainase yang ada, penanaman aneka bunga lebih diperbanyak dibanding bangunan fisiknya," ujarnya.

Taman bagian dari program  pembangunan agar masyarakat  dapat berekreasi dan tidak jenuh. Ini sangat penting sekali diperhatikan. "Jadi, saya minta Kepala Dinas Pariwisata agar mengkaji ini lebih detail lagi, sehingga Perda Nomor 5/2012 bisa dicabut,"katanya.

Di samping itu, Bupati Karo juga minta agar masyarakat bersama-sama menjaga, memelihara tanaman penghijauan yang ada di pedestrian, median jalan di sejumlah ruas jalan yang ada di kota Kabanjahe dan Berastagi maupun di tempat-tempat lainnya.

Sekarang masuk kawasan Taman Mejuah-Juah dikutip retribusi Rp4.000 per orang dewasa dan khusus anak-anak per/orang Rp2.000. Sehingga ini kurang memihak untuk kepentingan rakyat, kenapa ? Karena masuk bayar sehingga orang mau masuk malas dan hanya masuk ketika hari libur, seperti hari Sabtu dan Minggu maupun hari besar lainnya.

"Nah ini maksut saya tidak efektif, tidak bisa menyentuh bagi masyarakat ingin masuk kedalam taman Mejuah Juah, oleh sebab itu, Pak Kadis Parawisata tolong buat kajian, Taman Mejuah Juah supaya digratiskan masuk kedalam,” tegasnya.

"Semua ini harus memang melalui proses, kita selaku pemerintah jangan pernah malas "enggan berproses" yang penting buat kajiannya untuk kepentingan masyarakat tersebut, baru kita ajukan pencabutan Perda Nomor 5 Tahun 2012 ke DPRD Karo, agar masyarakat masuk dapat gratis," imbuh Terkelin Brahmana.

Jika hal ini terlaksana, Dinas Parawisata buatkan kajian dan sistem, berikan kesempatan bagi pedagang untuk berjualan disekitar Taman Mejuah Juah dan ini sangat membantu para pedagang. Nah dengan cara ini bisa kutip retribusi yang berjualan, serta bagi pihak ketiga yang ingin mengelola entertaimen (membuat hiburan) baru diberikan untuk disewa ini semua menjadi pemasukan PAD Karo, ini saya lihat didaerah lain seperti di Taman Kota Alun Alun Bojonegoro Surabaya,"sebut bupati.

Anggota DPRD Karo Thomas Joverson Ginting saat ikut meninjau persiapan Budaya Pesta Mejuah Juah juga sangat mendukung kebijakan Bupati Karo dalam hal menggratiskan semua orang masuk kedalam Taman Mejuah Juah. “Justru dengan digratiskan, akan menambah PAD dari kawasan Taman Mejuah-Juah, karena semakin ramai orang masuk,” ujarnya.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebuyaan Kabupaten Karo mengaku usai pelaksanaan Pesta Budaya Mejuah-Juah akan menyiapkan kajiannya untuk pengusulan pencabutan Perda nomor 5/2012 untuk menggratiskan masuk kawasan Taman Mejuah-Juah. (RTA)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

23°C

Medan, Sumatera Utara

Partly Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 19 Oct 2017 31°C 23°C
  • 20 Oct 2017 31°C 23°C

Banner 468 x 60 px