Log in

Masuk DMJ, Tak Ada Ganti Rugi untuk Masyarakat


Jalan Jamin Ginting Kabanjahe-Berastagi Diperlebar 24 Meter

Kabanjahe,Sumatera Utara-andalas Pelebaran Jalan Letjen Jamin Ginting antara Kabanjahe-Berastagi sepanjang 8 Km dan lebar 24 m yang menelan biaya Rp32 miliar, tidak ada ganti rugi kepada masyarakat, karena jalan nasional itu masuk dalam Daerah Median Jalan (DMJ) terhitung sejak 1977. Namun untuk tahap awal pelaksanaan pekerjaannya akan dibangun sepanjang 1,8 km.

Hal itu dikatakan perwakilan Kementerian PU Pera RI melalui Kasi Pembangunan Balai Besar Pelaksanaan  Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah I Ir Simon Ginting, saat  sosialisasi pelebaran jalan Kabanjahe - Berasatagi, Senin (20/3) di Aula Kantor Bupati Karo, Kabanjahe.

Hadir dalam acara sosialisasi pelebaran jalan nasional Kabanjahe-Berastagi, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Dandim 0205/TK Letkol Inf Agustatius Sitepu, Sekdakab Jernih Tarigan SH, Asisten I Pemerintahan Suang Karo-karo, Asisten III Administrasi Mulianta Tarigan, Plt Kepala Bappeda Abel T Tarigan,  Ketua Komisi B DPRD Karo Frans Dante Ginting dan Camat Kabanjahe Gelora Fajar Purba.

Menurut Simon Ginting, pelebaran dan pembangunan jalan Kabanjahe-Berastagi yang sumber dananya berasal dari dana pusat APBN TA 2017 sebesar Rp32 M, tetap berpedoman kepada UU RI No 38/2004 Pasal 63 dengan merujuk Pasal 12 ayat 1,2 dan 3, yang mengatakan, kepentingan jalan nasional bagi terkena dampak tidak ada ganti rugi. Apabila ada yang bertahan sepanjang jalan nasional maka dia akan dapat dipidana.

Begitu juga menyangkut fasilitas jaringan PLN dan Telkom yang berada disepanjang jalan nasional, tidak akan pernah diberikan ganti rugi, karena fasilitas dan jaringan kedua  perusahaan BUMN  ini, sifatnya hanya menumpang di jalan yang masuk dalam DMJ. “Jadi kalau ada pekerjaan pelebaran jalan nasional, perusahaan berplat merah itu harus memindahkan tiang-tiang yang berada di sisi badan jalan, agar tidak mengganggu pelaksanaan pekerjan proyek pelebaran jalan,” ungkap Simon.

Bupati Terkelin mengharapkan dukungan masyarakat Kabanjahe khususnya di sepanjang jalan yang terkena dampak pelebaran jalan. “Mari kita berpikir jernih dan positif, kelak anak cucu kita juga yang akan menikmati pembangunan untuk kepentingan umum ini,” ujarnya.

Dijelaskan, pelebaran jalan sepanjang 1,8 Km dan lebar 24 m itu, nantinya akan dibuatkan beram jalan masing-masing 2 m kiri dan kanan jalan, begitu juga untuk fasilitas parit sisi kiri dan kanan jalan masing-masing 1 m, jadi lebar jalan itu nantinya bersihnya 18 meter. Artinya jalan dengan dua jalur itu seperti depan kantor bupati hingga ke Berastagi.

Untuk perubahan sertifikat tanah, pemindahan saluran pipa PDAM Tirtamalem,  dan pemindahan pagar serta  jalan masuk ke masing-masing rumah penduduk biayanya  telah dianggarkan  di APBD Karo 2017, sebanyak Rp4 miliar. "Sedangkan untuk biaya pemindahan tiang jaringan PLN dan Telkom tidak dianggarkan di APBD Karo, karena itu bukan menjadi tanggung jawab Pemkab Karo tetapi tanggung jawab masing-masing perusahaan,” kata Abel.

Camat Kabanjahe Gelora Fajar Purba melaporkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kerumah-rumah penduduk  sebulan lalu. Dalam sosialisasi itu pihaknya telah menjelaskan kepada warga, bahwa untuk tahap awal pembangunannya dilakukan anatara Kabanjahe hingga desa Sumbul sepanjang 1,8 Km. Dengan catatan,  objek yang terkena dampak pelebaran simpang desa  Ketaren sebanyak 147 objek, sedangkan di desa Sumbul sebanyak 49 objek. Total terkena dampak pelebaran jalan sebanyak 186 objek.

Sebelumnya ketua Komisi B DPRD Karo Frans dante Ginting mengimbau, dalam pelaksanaan proyek pelebaran jalan ini hendaknya pemerintah jangan berat sebelah. "Artinya pemerintah dalam menyikapi keluhan masyarakat hendaknya bertindak arif dan bijaksana, perhatikanlah dan pertimbangkanlah keluhan rakyat,” ujarnya.

Menyikapi pelaksanaan pelabaran jalan itu, ternyata masih ada juga beberapa  warga yang mengajukan tuntutannya untuk diganti rugi tanahnya terkena pelebaran itu. Namun, secara umum warga yang hadir dalam sosialisasi itu, menyatakan kesediaan mendukung program pemerintah untuk pelebaran jalan nasional itu. (RTA)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

22°C

Medan, Sumatera Utara

Mostly Cloudy

Humidity: 98%

Wind: 6.44 km/h

  • 20 Sep 2017 30°C 22°C
  • 21 Sep 2017 29°C 23°C

Banner 468 x 60 px