Log in

Masa Siaga Covid-19 Diperpanjang, Bupati Taput Instruksikan Desa Bentuk Relawan

Bupati Taput Nikson Nababan saat memimpin rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Kerja Bupati Taput, Tarutung, Senin (30/3). Bupati Taput Nikson Nababan saat memimpin rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Kerja Bupati Taput, Tarutung, Senin (30/3).

Tarutung-andalas Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan mengatakan masa tanggap darurat virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Taput diperpanjang hingga 14 hari ke depan atau sampai 12 April 2020. Untuk itu setiap desa diinstruksikan membentuk tim relawan lawan Civid-19.

"Melihat perkembangan kondisi saat ini kita sepakati Tanggap Darurat Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Utara diperpanjangan hingga 14 hari terhitung mulai hari ini, Senin (30/3) sampai tanggal 12 April mendatang,"kata Bupati saat memimpin rapat bersama unsur Forkopimda di Ruang Kerja Bupati Taput, Tarutung Senin (30/3).

Hadiri dalam rapat tersebut Dandim 0210/TU Rony Agus Widodo, Kapolres Taput Horas Marasi Silaen, Kejari Taput Tatang Darmi, Ketua DPRD Taput Poltak Pakpahan, dan Wakil Ketua DPRD Taput Fatimah Hutabarat.

Nikson berharap dukungan penuh dari seluruh unsur Forkopimda agar kondisi saat ini dapat tertangani dengan baik. "Perlu kita ketahui bersama bahwa bukan kewenangan pemerintah daerah untuk melakukan lockdown termasuk penutupan bandara yang menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan," sebutnya.

Dalam rapat yang turut dihadiri Sekda Taput Indra Sahat Simaremare dan EGM Bandara Internasional Silangit Muhamad Iwan Sutisna serta beberapa pimpinan OPD itu, Nikson Nababan menekankan kepada OPD yang masuk dalam Gugus Tugas agar semakin tanggap dalam menangani penyebaran Covid-19.

"Kita minta tim Gugus Tugas lebih tanggap lagi seperti penempatan wastafel di pintu masuk pasar, aktif melaksanakan penyemprotan disinfektan termasuk pengadaan masker untuk dibagikan kepada masyarakat," pinta Nikson.

Nikson juga mengingatkan agar pemeriksaan keseharan terhadap warga yang akan masuk ke Tapanuli Utara di setiap posko semakin diperketat yang didukung dengan standar operasional prosedur (SOP).

"Kita sudah menganggarkan biaya operasional posko dan sudah kita persiapkan juga penambahan biaya operasional Gugus Tugas selama 14 hari ke depan," tandasnya.

Selain itu, Nikson juga menginstruksikan melalui Surat Edaran agar setiap desa membuat satuan tugas dan dana operasionalnya bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) serta harus mampu mendukung kerja posko.

Setiap desa juga diharapkan bekerja sama dengan Gugus Tugas untuk memetakan kondisi warga yang terdampak selama masa tanggap darurat Covid-19.

"Saya berharap TNI dan Polri turut memantau ketersediaan sembako di tengah-tengah masyarakat. Pemkab Taput akan berkoordinasi dengan Kejaksaan mempersiapkan payung hukum sebagai juknis pelaksanaan di lapangan agar tidak menjadi kendala dikemudian hari," pungkasnya.

Dandim 0210/TU Letkol Rony Agus Widodo mengatakan, posko yang dibuat di perbatasan Tapanuli Utara semakin diperketat dan ke depannya tim Gugus Tugas juga semakin meningkatkan pengawasan terhadap para pendatang dan pemudik yang pulang kampung.

Sementara Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen menekankan bagaimana Gugus Tugas mengantisipasi kemungkinan terburuk nantinya. "Yang perlu diantisipasi adalah pendatang terutama yang berasal dari daerah zona merah dan zona kuning Covid-19," ujar Kapolres.

"Selain langkah-langkah tegas, kita juga perlu menyikapi dampak dari kondisi sekarang. Kita memdukung upaya menghidupkan kembali Pos Siskamling untuk mencegah ke luar masuk warga tanpa pemantauan," tambah AKBP Horas Silaen. (HOT)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C