Log in

KPU Samosir Uji Publik Penataan Dapil

SAMBUTAN - Ketua KPU Samosir saat menyampaikan sambutan SAMBUTAN - Ketua KPU Samosir saat menyampaikan sambutan

Samosir,Sumatera Utara-andalas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samosir melakukan uji publik penataan Daerah Pemilihan (Dapil) Pemilu Legislatif Tahun 2019, Selasa (13/2) di Aula Hotel Saulina, Air Panas, Pangururan. Dari lima draf dapil yang ditawarkan KPU, partai politik tokoh masyarakat  dan jurnalis lebih  memilih opsi 4A atau menjadi 4 dapil.

Sedangkan opsi 4A terdiri dari Kecamatan Simanindo dan Onan Runggu 6 kursi. Kemudian Kecamatan Pangururan dan Ronggur Nihuta 8 kursi selanjutnya Kecamatan Palipi dan Nainggolan 6 kursi dan untuk kecamatan di Pulau Sumatera yakni Kecamatan Sitio-tio, Harian dan SianjurMula-mula yang tetap dipertahankan 5 kursi.

Selain memilih opsi 4A, sebahagian partai politik, tokoh masyarakat dan jurnalis tetap mengusulkan tiga dapil yang ada saat ini  yakni, Dapil 1 Kecamatan Pangururan, Simanindo dan Ronggur Nihuta 12 kursi, Dapil 2, Kecamatan Palipi, Nainggolan dan Onan Runggu 9  kursi serta Dapil 3 Kecamatan Sitio-tio, Harian dan SianjurMula-mula 5 kursi.

Terhadap masukan dan saran partai politik, tokoh masyarakat dan jurnalis yang menjadi peserta dalam Rapat Kerja  Penataan Dapil Pemilu 2019 yang merupakan bahagian dari uji publik penataan Dapil tersebut, KPU Samosir memutuskan untuk mengusulkan tiga opsi penataan Dapil ke KPU Pusat. Opsi pertama 3 Dapil, kedua 4 Dapil dan ketiga 5 Dapil.

Wakil Bupati Samosir, Juang Sinaga menyampaikan terima kasih kepada KPU telah mengkaji penataan dapil serta mau menyamakan persepsi."Dalam konteks ini, kita selalu belajar dari pengalaman membahas pengalaman lalu yang diberikan ruang,"ujarnya.

Secara umum, penataan dapil ini demi mencapai kesetaraan daerah, keterwakilan dari daerah anggota DPRD untuk kepentingan umum."Akan terjadi ketimpangan pembagunan dan tidak akan ada yang memperjuangkan suatu daerah bila tidak ada keterwakilan anggota dewan,"jelas Juang.

Karenanya, opsi manapun yang lebih dipilih para peserta uji publik itulah yang terbaik. Intinya ada keterwakilan perwilayahan. Wakil Ketua DPRD Samosir, Jonner Simbolon menegaskan, pihaknya sangat mendukung kegiatan uji publik penataan dapil Samosir. Baik dari segi peganggaran, legislatif akan memperjuangkannya.

Dia menambahkan, pemekaran kecamatan selalu sebatas wacana, kendatipun pemekaran desa sudah terlaksana. Akan tetapi pemekaran desa belum proporsional."Perlu ada pemekaran kecamatan seperti Tomok dan Pangururan. Karena jumlah penduduk setiap tahun ada peningkatan,"kata politisi NasDem ini.

Ketua KPU Samosir, Suhadi Situmorang menjelaskan, sudah 4 kali KPU Samosir melakukan rapat kerja dan hari ini merupakan uji publik. KPU bisa menghimpun dinamika tengah berjalan. Setelah ada pemilihan opsi dapil, kata dia, nantinya DPR yang akan memutuskan. Paling lama sudah bisa diketahui bulan Mei nanti Samosir itu berapa dapil.

"KPU Samosir tidak memiliki otoritas untuk menentukan dapil di daerah ini, kami hanya fasilitator serta tahapan pemilu yang harus dijalankan,"ujarnya. (HN)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 16 Aug 2018 30°C 23°C
  • 17 Aug 2018 31°C 23°C

Banner 468 x 60 px