Log in

KPU Palas Sebarkan Spanduk GMHP Sampai ke Desa

Atas Siregar Atas Siregar

Sibuhuan,Sumatera Utara-andalas  KPUD  Kabupaten Padang Lawas mengimbau elemen masyarakat berpartisipasi melakukan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP). Imbauan itu disampaikan Ketua KPU Palas, Amran Pulungan melalui Komisioner Devisi Program dan Data, Atas Siregar, Rabu (10/10) di Posko GMHP Kantor KPU Palas, Jalan Listrik Sibuhuan.

 Menurut Atas, sesuai agenda kerja jadwal KPU, untuk waktu penyempurnaan selama 60 hari melakukan GMHP."Mengingat waktunya sangat singkat, diharapkan kegiatan ini menjadi fokus dan prioritas bersama termasuk parpol, ormas dan organisasi pemuda, guna melindungi hak pilih warga,"katanya.

Dia juga memaparkan, penyempurnaan DPT dilakukan beranjak dari pertimbangan berbagai kondisi. Antara lain potensi daftar pemilih belum bersih dari data pemilih ganda, pemilih di bawah umur, pemilih meninggal atau lainnya.

Selain itu, lanjut Atas Siregar, potensi data pemilih keliru atau invalid meliputi elemen data keliru (NIK Invalid, NIK Kosong, potensi DPK) sekitar belasan juta dengan basis angka DP4 Pemilu 2019 dan DPT ditetapkan.

Ada juga potensi warga negara tidak terdata karena regulasi administrasi kependudukan yang tidak dapat menjangkau warga negara. Seperti masyarakat adat yang tinggal di hutan negara, warga negara di pulau terluar/terpencil serta masyarakat pedalaman yang belum tersentuh layanan administrasi kependudukan.

Beranjak dari kondisi tersebut, tambah Atas, KPU RI telah mengirim sejumlah data pemilih diduga bermasalah dan perlu dianalisis dan verifikasi oleh jajaran KPU di tingkat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan dan Desa. "Apabila data tersebut benar bermasalah dilakukan penghapusan atau perbaikan data pemilih,"ujarnya.

Setelah kegiatan penghapusan atau perbaikan selesai, KPU Kab/Kota membuat laporan tindak lanjut potensi data pemilih bermasalah sesuai dengan kategori yang sudah ke pihak KPU Provinsi. Atas menyebutkan, penyempurnaan daftar pemilih dilakukan dengan prinsip akuntabel, terbuka dan partisipatif.

Secara teknis dilakukan kepada tiga kategori pemilih yaitu pengolahan data pemilih terhadap data kategori II menggunakan hak akses ke database kependudukan atau DP4 untuk mengambil elemen data yang benar. Selanjutnya, tambah dia, membuka posko layanan pemilih mulai 1-28 Oktober 2018 dengan prioritas kerja pendataan warga negara secara menyeluruh yang belum masuk dalam daftar pemilih.

Bagi yang sudah memiliki KTP-el atau suket (kategori I), dimasukkan dalam daftar pemilih. Bagi yang belum memiliki KTP-el atau suket hingga belum memiliki dokumen kependudukan (kategori III) dimasukkan dalam form AC DPTHP1-KPU.

"KPU Palas akan melakukan sosialisasi manual, membagikan spanduk GMHP sampai ke tingkat desa mulai hari ini,"kata Atas. (ISN)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 97%

Wind: 4.83 km/h

  • 13 Dec 2018 26°C 23°C
  • 14 Dec 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px