Log in

Komisi I DPRD Samosir Gelar RDP dengan Dinkes


Bayi Meninggal dalam Kandungan

Samosir-andalas Komisi I DPRD Samosir menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan Samosir terkait meinggalnya bayi dalam kandungan Safrita Sinaga (27) saat proses persalinan berlangsung, baru-baru ini. RDP yang digelar di gedung DPRD Samosir, Rabu (14/8), dipimpin Ketua Komisi I DPRD Samosir Sarchochel Tamba.

Dalam RDP yang turut dihadir Wakil Ketua DPRD Samosir Nurmerita br Sitorus, anggota Rosinta Sitanggang, Victor Simbolon, dan Sorta E Siahaan, dipertanyakan kronologi kematian bayi dalam kandungan Safrita Sinaga dan rekomendasi apa yang dilakukan Dinas Kesehatan terhadap Bidan Desa, Sariaty Sitinjak yang menangani pasien.

Sarchochel Tamba menyayangkan sikap Bidan Desa yang menahan-nahan Safrita Sinaga dan tidak dirujuk ke RSUD. Padahal, pasien sudah sukup lama dalam kondisi kesakitan untuk proses melahirkan.

Kepala Dinas Kesehatan Samosir dr Nimpan Karo-karo, mengatakan, pihaknya telah memanggil bidan desa (Bindes), Sariaty Sitinjak dan menariknya ke kantor Dinkes. Dijelaskan Nimpan, Bindes yang menangani persalinan Safrita Sinaga di Puskesmas Limbong, Kecamatan Sianjur Mula-mula, sudah sesuai Standar Operasi Pelayanan (SOP) dan berkompeten melakukan persalinan.

Karena secara regulasi Bidan memiliki Surat Izin Praktik (SIP) Surat Izin Praktik dan Surat Tanda Registrasi (STR). Dan ketika bidan memiliki persyaratan, maka bila ada dianggap ada malapraktik, Dinkes tidak bisa memberikan keputusan.

Nimpan menjelaskan, seluruh proses persalinan sudah berjalan sesuai SOP. Dinas Kesehatan benar adalah atasan Bidan, namun secara profesi Dinkes tidak dapat menyimpulkan benar atau tidak yang dijalankan bidan desa. Yang berhal menyimpulkan adalah Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan USG di RSUD bahwa Safrita Sinaga bisa melakukan persalinan normal di Puskesmas Limbong. Komisi I DPRD Somosir akan memanggil IBI Samosir, pihak RSUD dr Hadrianus Sinaga Pangururan dan keluarga pasien pada 16 Agustus 2019.

Diberitakan sebelumnya, pasien Safrita Sinaga yang akan melahirkan minta dirujuk ke rumah sakit karena sudah mengerang kesakitan. Namun tidak diizinkan Bidan Desa Sariaty Sitinjak dengan alasan tidak ada indikasi atau alasan kuat untuk dirujuk.

Sedangkan Kepala Puskesmas Limbong drg Rawati Simarmata, menyatakan, meninggalnya bayi dalam kandungan itu sudah kehendak Tuhan. "Kita bilang itu kehendak Tuhan, karena sudah tiga orang bidan senior di Puskesmas Limbong yang menangani proses persalinannya," jelasnya. (HN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px